Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PROPERTI BALI: REI Nyerah Bangun KPR di Denpasar dan Badung

Kian tingginya harga tanah di Denpasar dan Badung membuat anggota DPD REI Bali kesusahan membiayai pembelian lahan di dua kawasan tersebut.
Feri Kristianto
Feri Kristianto - Bisnis.com 03 September 2014  |  13:17 WIB
PROPERTI BALI: REI Nyerah Bangun KPR di Denpasar dan Badung
Ilustrasi - Jibiphoto
Bagikan

Bisnis.com, DENPASAR -- Kian tingginya harga tanah di Denpasar dan Badung membuat anggota DPD REI Bali kesusahan membiayai pembelian lahan di dua kawasan tersebut.

Ketua DPD REI Bali I Gusti Made Aryawan mengatakan saat ini anggotanya sudah tidak sanggup lagi membangun KPR di kawasan Badung dan Denpasar.

"Terus terang ini [harga lahan] kendala bagi kami di Bali saat ini. Pengembang itu lebih banyak keluarkan untuk tanah, misalnya, konstruksi hanya Rp100 juta, tetapi harga lahan Rp300 juta," jelasnya, Rabu (3/9).

Dia mengatakan akibat dari kondisi itu, sebagian besar anggota REI memutuskan keluar dari Badung dan Denpasar dan memilih daerah seperti Tabanan serta Gianyar, bahkan ke Klungkung.

Pasalnya, harga tanah di daerah itu masih terjangkau bagi pengembang.

"Seperti rumah menengah bawah di Gianyar dan Tabanan karena masih bisa Rp300 juta, tetapi Badung sudah tidak mungkin dapat harga segitu, bahkan, di Denpasar," paparnya.

Kenaikan harga tanah di Denpasar dan Badung yang menjadi pusat pariwisata dalam setahun diperkirakan mencapai 70%.

Kenaikan itu diduga karena semakin banyaknya orang yang berminat memiliki properti di Bali sedangkan lahan yang tersedia terbatas.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

properti properti bali
Editor : Saeno
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top