Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Premium Langka, Warga Subang Terpaksa Konsumsi Pertamax

Kesadaran masyarakat untuk beralih menggunakan bahan bakar non subsidi masih minim. Padahal, pasokan bbm jenis itu aman dan tidak terkendala.n
Lukas Hendra TM
Lukas Hendra TM - Bisnis.com 27 Agustus 2014  |  17:35 WIB
Bisnis.com SUBANG - Kesadaran masyarakat untuk beralih menggunakan bahan bakar non subsidi masih minim. Padahal, pasokan bbm jenis itu aman dan tidak terkendala.
 
Slamet, salah satu petugas di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum 34.41218 Subang mengatakan pasokan Pertamax aman dan tidak terkendala. "Namun, konsumsi masyarakat masih kecil," ujarnya, Rabu (27/8/2014).
 
Dia mengatakan sejak diberlakukannya pembatasan, solar subsidi sudah habis sejak pukul 15.00 WIB. Kemudian, untuk premium juga sama.
 
Bisnis.com memantau, sejak pada pukul 17.00 WIB di SPBU itu antrean panjang terjadi untuk mendapatkan bbm bersubsidi.
 
Namun, apa daya, di depan SPBU telah terpampang pengumuman besar yang bertuliskan "Maaf solar dan premium habis".
 
Hanya saja, sebagian masyarakat yang tidak sabar untuk melangkah ke SPBU lainnya mau tidak mau mulai beralih untuk mengkonsumsi Pertamax meski merogoh kocek lebih dalam yakni Rp11.600 per liter.
 
"Ya gimana lagi Bang, premiumnya kan ga ada," ujar Prayitno salah satu pengantri yang mengendarai sepeda motor Honda Grand Astrea Impressa buntut.
 
Kendati, PT Pertamina (Persero) mengungkapkan telah mengumumkan normalisasi pasokan ke SPBU, tetapi masih terdapat SPBU yang BBM bersubsidinya telah habis.
 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pembatasan bbm bersubsidi kelangkaan bbm subang
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top