Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KEPALA PIP: Tak Ada Keistimewaan untuk Proyek dari UNIDO

Meski ada kerja sama antara Pusat Investasi Pemerintah dengan United Nations Development Organization, Kepala PIP Saritaon Siregar menegaskan tak ada keistimewaan bagi proyek yang berasal dari UNIDO.
Ardhanareswari AHP
Ardhanareswari AHP - Bisnis.com 17 Juli 2014  |  20:34 WIB
Kepala PIP Soritaon Siregar.  - BISNIS.COM
Kepala PIP Soritaon Siregar. - BISNIS.COM

Bisnis.com, JAKARTA - Meski ada kerja sama antara Pusat Investasi Pemerintah dengan United Nations Development Organization, Kepala PIP Soritaon Siregar.

"Sama saja, paling tidak yang dari UNIDO sudah difilter. Kan UNIDO enggak mungkin sembarangan," katanya, hari ini Kamis (17/7/2014).

Tahun ini, PIP menganggarkan Rp200 miliar untuk mendanai proyek ramah lingkungan dan sektor energi terbarukan. Anggaran itu dialokasikan dari total dana tahun ini senilai Rp1,5 triliun.

Sebenarnya PIP sudah mengalokasikan dana untuk proyek ramah lingkungan tiap tahun, tetapi belum ada proyek yang sesuai dengan kriteria pendanaan. Soritaon mengatakan yang terpenting adalah institusi bisa menunjukkan kebutuhan dan kesungguhan untuk melaksanakan proyek tersebut.

Sebelumnya Pemerintah Indonesia menerima hibah dari Global Environment Facility melalui UNIDO pada 2011 untuk proyek lingkungan berjangka waktu 5 tahun.

UNIDO dan GED bekerja sama dengan kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Kementerian Perindustrian, dan Badan Standardisasi Nasional.

Proyek itu memprioritaskan industri dari empat sector, yaitu kertas, tekstil, makanan dan minuman, serta industri kimia.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

unido
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top