Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sharp Perkuat Pangsa Pasar Mesin Cuci

PT Sharp Electronics Indonesia (SEI) berusaha memperkuat pangsa pasar mesin cuci dengan meluncurkan produk front loading berfitur heat pump drying system yang mampu mengeringkan hingga 100%.
Choirul Anam
Choirul Anam - Bisnis.com 30 April 2014  |  12:33 WIB

Bisnis.com, MALANG--PT Sharp Electronics Indonesia (SEI) berusaha memperkuat pangsa pasar mesin cuci dengan meluncurkan produk front loading berfitur heat pump drying system yang mampu mengeringkan hingga 100%.

Product Marketing General Manager PT SEID  Herdiana Anita Pisceria mengatakan perusahaan terus berupaya berinovasi dalam merilis produk-produksi yang kompetitif sehingga dapat diterima konsumen.

“Untuk produk mesin cuci, kami tetap berada di atas dengan market share sebesar 19,4%,” kata Anita Pisceria dalam rilis yang diterima Bisnis.com, Rabu (30/4/2014).

Kenyataan itu menunjukkan, kata dia, produk tetap diterima masyarakat.  

President Director SEID Fumihiro Irie mengatakan produk mesin cuci front loading terbarunya yang sekaligus dilengkapi mesin pengering dengan fitur unggulan heat pump drying system  mempertimbangkan penggunaan teknologi tinggi, namun tidak boros penggunaan listrik.

Dirilis dalam tipe ES-Z100Y-N, dia mengklaim, teknologi pencucian pakaian yang pertama dan satu-satunya di Indonesia ini mampu mengeringkan pakaian hingga 100% dengan kebutuhan listrik hanya sebesar 370 Watt untuk proses pencucian dan 180-650 Watt untuk proses pengeringan 100%.

 “Melalui produk ini, Sharp mencoba memberi solusi bagi mereka yang menginginkan kenyamanan dengan teknologi terdepan namun tetap hemat listrik,” ungkapnya.

Fumihiro Irie menambahkan, produk tersebut  mampu menghemat energi hingga 70%n dibandingkan mesin cuci lain dengan heater konvensional.

Teknologi heat pump drying system pada mesin cuci tersebut menggunakan sistem kompresor untuk menghasilkan uap panas pada proses pengeringan sehingga dengan hanya konsumsi listrik 650 watt dapat menghasilkan proses pengeringan 100% dibandingkan dengan heater konvensional yang memerlukan konsumsi listrik pada proses pengeringan hingga 2.200 watt.

Selain itu, teknologi yang dibenamkan pada produk ini juga membuat pakaian tetap lembut serta tidak menyusut dan berkerut.

Fitur unggulan lainnya adalah DD inverter yang membuat proses mencuci menjadi lebih tenang, lebih efisien, dan hemat energi sekaligus menghasilkan putaran lembut untuk jenis bahan yang lembut.

“Produk ini juga dilengkapi dengan kemampuan untuk memberikan perlindungan higienis ganda melalui fitur ag ion silver dan plasmacluster, teknologi andalan yang hanya dimiliki oleh Sharp,” ujarnya.

Selain menjaga higienitas pakaian serta tabung cuci, ag ion silver juga mampu mencegah pertumbuhan bakteri atau jamur penyebab bau pada pakaian.

Teknologi Plasmacluster yang telah terjual sebanyak 50 juta unit di seluruh dunia hingga akhir Desember 2013 lalu bekerja sebagai penghilang bau tanpa proses mencuci dengan air.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sharp mesin cuci
Editor : Rustam Agus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top