Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

3 Daerah Direkomendasi Jadi Lokasi Pengangkutan Dan Pendaratan Ternak

Kementerian Pertanian mengaku telah melakukan koordinasi mengenai sentra peternakan yang layak menjadi lokasi pengangkutan dan pendaratan kapal angkut ternak yang akan direalisasikan oleh Kementerian Perhubungan.
Arys Aditya
Arys Aditya - Bisnis.com 21 April 2014  |  19:18 WIB
Kementan rekomendasi lokasi penampungan dan pendaratan peternak - JIBI
Kementan rekomendasi lokasi penampungan dan pendaratan peternak - JIBI

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Pertanian mengaku telah melakukan koordinasi mengenai sentra peternakan yang layak menjadi lokasi pengangkutan dan pendaratan kapal angkut ternak yang akan direalisasikan oleh Kementerian Perhubungan.

Dirjen Peternakan Kementerian Pertanian Syukur Iwantoro memaparkan, daerah itu adalah Bima, Kupang, dan Sumba Timur di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), yang memang terkenal sebagai sentra peternakan nasional.

Untuk Pulau Jawa, ungkapnya, dia menyarankan pelabuhan seperti Tanjung Perak, Surabaya, dan Cirebon. “Jangan ke Tanjung Priok, sudah terlalu ramai. Ke Cirebon saja. Jadi nanti dipotong dulu di sana,” ujarnya, Senin (21/4/2014).

Syukur menjabarkan, Cirebon telah memiliki 3 unit RPH yang kondisinya cukup memadai untuk melakukan pemotongan skala besar. RPH itu, katanya, masing-masing dimiliki oleh pemerintah kota, pemerintah kabupaten dan swasta.

Bahkan, jelasnya, RPH milik swasta yang berdiri di salah satu kota di Jawa Barat itu sudah bisa melakukan pengolahan daging beku, yang membuat pihaknya tidak ragu merekomendasikan Cirebon sebagai lokasi pendaratan kapal, menggantikan Tanjung Priok.

Sebelumnya, pertengahan Februari 2014 lalu Kementerian Perhubungan melakukan tender untuk pengadaan 3 kapal pengangkut sapi dan kerbau, yang dikabarkan bisa mengangkut ternak hingga 500 ekor.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kapal kementan peternakan
Editor : Martin Sihombing

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top