Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Konsumen Properti Harus Melek Hukum

Konsumen properti perlu memahami hukum atau kenentuan dalam mekanisme pembelian properti agar tidak terjebak dalam proyek abal-abal.
Fatia Qanitat
Fatia Qanitat - Bisnis.com 21 April 2014  |  20:27 WIB

Bisnis.com, JAKARTA--Konsumen properti perlu memahami hukum atau kenentuan dalam mekanisme pembelian properti agar tidak terjebak dalam proyek abal-abal.

Selama ini, ujar Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch Ali Tranghanda, pembeli hanya menerima penjelasan dari pengembang.

"Harusnya konsumen harus melek hukum, termasuk material-material bangunan yang dikembangkan," katanya, Senin (21/4/2014).

Hal tersebut merupakan sesuatu yang penting, agar konsumen memiliki pemahaman secara menyeluruh, khususnya dalam proses perolehan akta jual-beli.

Jika ada masalah di lapangan, seringkali konsumen dirugikan.

"Posisi konsumen lemah, jika harus berhadapan dengan pengembang," tuturnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ipw pengembang konsumen pasar properti
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top