Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pemerintah Diminta Tegas Dorong Industri Kelola Limbah Minyak Bumi

Pemerintah dinilai belum menggalakkan pengolahan limbah minyak bumi secara maksimal sehingga berimbas pada pencemaran lingkungan yang semakin marak terjadi saat ini.
Herdiyan
Herdiyan - Bisnis.com 28 Maret 2014  |  14:32 WIB

Bisnis.com, JAKARTA—Pemerintah dinilai belum menggalakkan pengolahan limbah minyak bumi secara maksimal sehingga berimbas pada pencemaran lingkungan yang semakin marak terjadi saat ini.

Manajer Kampanye Tambang dan Energi Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Pius Ginting mengatakan pemerintah seharusnya mendesak kalangan industri untuk mengolah limbah secara optimal, terutama yang berorientasi pada nilai tambah ekonomi.

Menurutnya, pengawasan pemerintah dinilai sangat lemah dalam mengawasi pengolahan limbah industri, sehingga berdampak buruk terhadap lingkungan.

“Pengawasan limbah oleh pemerintah, khususnya dampak terhadap lingkungan hidup dalam 2 tahun terakhir ini sangat lemah sehingga pengaturan limbah B3 [bahan berbahaya dan beracun] juga sangat rendah. Ditambah pula dengan regulasi atau aturan yang kurang tepat,” katanya, Jumat (28/3/2014).

Pemerintah harus ketat memberlakukan pengurangan limbah B3 yang berdampak buruk terhadap lingkungan hidup.

Selain itu, katanya, pemerintah harus memberikan pengarahan dan bimbingan kepada industri supaya limbah B3 tidak digunakan. “Di Indonesia, limbah minyak belum dimanfaatkan sebagai bahan produktif dan ekonomis. Belum ada perusahaan pengolah limbah yang beroperasi secara efektif,” ujarnya.

Saat ini, pemerintah kesulitan mengelola limbah, tetapi di sisi lain ada perusahaan yang sudah memiliki fasilitas pengolahan limbah juga telah memiliki izin lingkungan, tetapi mereka kesulitan untuk mendapatkan izin pengolahan limbah dari pemerintah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

walhi minyak bumi limbah
Editor : Nurbaiti

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top