Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pupuk Organik Kembali Disubsidi

Menteri BUMN Dahlan Iskan mengapresiasi Komisi IV DPR yang pada akhirnya memutuskan mengembalikan subsidi pupuk organik untuk petani padi.
editor
editor - Bisnis.com 18 Februari 2014  |  11:00 WIB

Bisnis.com, JAKARTA--Menteri BUMN Dahlan Iskan mengapresiasi Komisi IV DPR yang pada akhirnya memutuskan mengembalikan subsidi pupuk organik untuk petani padi.

"Saya memberi apresiasi yang tinggi kepada DPR yang telah memutuskan subsidi pupuk organik untuk tahun ini," katanya kepada Antara, di Jakarta, Selasa (18/2/2014).

Menurutnya, keputusan tersebut sejalan dengan jumlah pupuk organik yang bisa dihasilkan petani secara mandiri masih jauh dari yang dibutuhkan.

"Pengembalian subsidi pupuk organik juga sejalan dengan rencana program ketahanan pangan nasional," ujar Dahlan.

Dalam rapat kerja Menteri Pertanian Suswono dan DPR disepakati untuk tetap menyalurkan anggaran subsidi pupuk organik.

Keputusan tersebut didasarkan bahwa Unit Pengolah Pupuk Organik (UPPO) baru bisa menghasilkan pupuk organik sekitar 80.000 ton, padahal tingkat serapan pupuk organik bersubsidi oleh petani pada 2013 sekitar 760.000 ton.

Menurut catatan, Kementerian Pertanian mengajukan anggaran subsidi pupuk pada 2014 sebesar Rp21,04 triliun, untuk pupuk sebanyak 9,55 juta ton. Sementara total kebutuhan pupuk bersubsidi diperkirakan mencapai 13,19 juta ton.

Adapun pupuk yang tersedia hanya sebanyak 7,78 juta ton, 800 ribu ton di antaranya merupakan pupuk organik.

Terkait kekurangan pupuk tersebut, Dahlan mengatakan, dirinya langsung meminta PT Petrokimia segera menindaklanjutinya, dengan cara pabrik-pabrik kecil pupuk organik untuk buka lagi.

"Saya yakin 180 pabrik kecil pupuk organik sangat gembira atas putusan itu. Dan program pemulihan lahan sawah kembali berjalan," ujar Dahlan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pupuk organik
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top