Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

UU Minerba Diyakini Dongkrak Nilai Investasi Indonesia

Pemberlakuan ketentuan wajib membangun smelter bagi perusahaan tambang diyakini akan mendongkrak nilai investasi baru di Indonesia.
Gloria Natalia Dolorosa
Gloria Natalia Dolorosa - Bisnis.com 21 Januari 2014  |  20:29 WIB
 Bilah tembaga. - Bloomberg
Bilah tembaga. - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA – Pemberlakuan ketentuan wajib membangun smelter bagi perusahaan tambang diyakini akan mendongkrak nilai investasi baru di Indonesia.

Mahendra Siregar, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), mengatakan pemberlakuan Undang-undang Nomor 4 Tahun 2009tentang Pertambangan Mineraldan Batubara membuat nilai investasi di Indonesia meningkat. BKPM telah menerbitkan 30 izin investasi pengolahan komoditas tambang yang bernilai total investasi Rp150 triliun. Tiga investasi akan beroperasi tahun ini, sisanya 1-2 tahun mendatang.

BKPM juga telah mengeluarkan 50 izin pemrosesan bahan bakar nabati yang bernilai total investasi Rp40 triliun.

“Tidak hanya menambah investasi di Indonesia, [pemrosesan bahan bakar nabati] bisa mengurangi impor BBM dan minyak mentah,” ujar Mahendra dalam Indonesia Investor Forum 3, Selasa, (21/1/2014).

Targetnya, pertumbuhan investasi pada tahun ini naik 15% dari realisasi 2013.

Hary Tanoesoedibjo, pemilik MNC Group, mengatakan pertumbuhan nilai investasi di Indonesia pada 2014 sesungguhnya bisa lebih dari 15%. Asalkan, likuiditas portofolio investasi ditingkatkan dengan cara menjaring lebih banyak investor, terutama investor domestik. “Kalau investor domestik besar, likuiditas meningkat karena jangka waktu investasinya lebih panjang [dari investor asing],” kata Hary.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bkpm uu minerba investasi indonesia
Editor : Setyardi Widodo
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top