Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Gita Wirjawan: Saya Terpaksa Tempuh Kebijakan Impor Pangan

Menteri Perdagangan Gita Wirjawan mengaku terpaksa menempuh kebijakan impor untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok di pasar.
Wike Dita Herlinda
Wike Dita Herlinda - Bisnis.com 16 Januari 2014  |  20:32 WIB

Bisnis.com, AMBON--Menteri Perdagangan Gita Wirjawan mengaku terpaksa menempuh kebijakan impor untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok di pasar.

Hal itu dikatakan Gita menanggapi kritik terhadap dirinya yang dinilai lebih condong memilih impor bahan pangan pokok, sehingga pasar dibanjiri komoditas impor.

“Saya tidak suka impor. Saya impor untuk menjaga stabilitas harga," ujarnya saat berkunjung ke Universitas Pattimura, Ambon, Kamis (16/1/2013).

Sebagai contoh, harga bawang putih akan menjadi tidak terkendali apabila pemerintah tidak mengeluarkan kebijakan impor.

Konsumsi nasional untuk bawang putih pada 2013 adalah 400.000 ton, padahal produksi nasional hanya 20.000 ton. Sisanya gimana?” ujarnya di sela-sela kuliah umum tersebut.

Selaku menteri perdagangan, kata Gita, tugasnya adalah untuk meningkatkan produktivitas pertanian karena masih banyak produk pertanian yang kurang.

Menurutnya, apabila pemerintah tidak mengambil kebijakan impor, harga bawang putih bisa mencapai Rp50.000/kg, sementara laju inflasi sudah menembus 8,3%.

“Kalau harga tidak dijaga, bagaimana masyarakat mampu membeli bawang putih?” katanya.

 

 

 

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

impor pangan mendag gita wirjawan
Editor : Rustam Agus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top