Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pengusaha Optimistis Pertumbuhan Logistik 2014 Capai 7%-8%

Segenap pelaku industri logistik nasional optimistis kondisi makro ekonomi nasional tetap membaik, sehingga mendorong pertumbuhan logistik nasional mencapai 7%-8% pada tahun ini
Kahfi
Kahfi - Bisnis.com 05 Januari 2014  |  17:10 WIB
Pengusaha Optimistis Pertumbuhan Logistik 2014 Capai 7%-8%

Bisnis.com, JAKARTA - Segenap pelaku industri logistik nasional optimistis kondisi makro ekonomi nasional tetap membaik, sehingga mendorong pertumbuhan logistik nasional mencapai 7%-8% pada tahun ini.

Wakil Ketua Umum Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Bidang Logistik sekaligus Bendahara Carmelita Hartoto mengatakan para pelaku usaha bidang logistik sudah merembukkan prospek bisnis di tahun kuda ini secara positif.

“Pelaku usaha memiliki keyakinan akan cerahnya perekonomian nasional ke depan,” katanya kepada Bisnis, Minggu (5/1/2014).

Menurutnya, pelaku usaha logistik ini berpegang pada kondisi makro ekonomi secara keseluruhan, terutama terkait level pertumbuhan ekonomi nasional.

Berdasarkan level pertumbuhan ekonomi nasional yang menurut rilis Bank Dunia berkisar  5,3%, para pelaku usaha logistik ini berkesimpulan bahwa kinerja pemerintah berhasil menjaga level pertumbuhan.

“Optimisme pertumbuhan itu sejalan dengan proyeksi indikator makro ekonomi APBN 2014,” ungkap Carmelita.

Terlebih lagi, Carmelita mengamati kecenderungan adanya peningkatan pada sektor konstruksi dan proyek-proyek migas, sehingga menepis kekhawatiran ikut surutnya sektor logistik akibat penurunan pertumbuhan di beberapa bidang, seperti properti dan industri tekstil.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kadin logistik industri logistik makro ekonomi asosiasi logistik
Editor : Nurbaiti

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top