Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Perdagangan Internasional: RI Harus Berlari Lebih Kencang

Meskipun demikian, dia menilai hal itu bukan alasan bagi Indonesia untuk menarik diri dari kerja sama perdagangan global.
Farodilah Muqoddam
Farodilah Muqoddam - Bisnis.com 26 Oktober 2013  |  10:44 WIB
Perdagangan Internasional: RI Harus Berlari Lebih Kencang
Imam Pambagyo - apec2013.or.id
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Indonesia mutlak terlibat secara aktif dalam berbagai kerja sama perdagangan luar negeri kendati masih harus membenani sejumlah kelemahan.

Direktur Kerja sama Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan, Imam Pambagyo, mengakui adanya sejumlah hal yang menjadi titik lemah Indonesia dalam kancah perdagangan internasional seperti perizinan yang mahal, bunga kredit perbankan yang tinggi, infrastruktur yang buruk, kemacetan, serta korupsi yang menyebabkan ekonomi biaya tinggi.

Meskipun demikian, dia menilai hal itu bukan alasan bagi Indonesia untuk menarik diri dari kerja sama perdagangan global.

"Karena belum siap lalu jadi menarik diri? Tidak, bukan itu pilihannya, karena negara tetangga berlari kencang," ujarnya saat memberikan sambutan pada acara wisuda Sekolah Tinggi Ekonomi Indonesia (STEI) di Balai Sidang Jakarta Convention Center (JCC), Sabtu (26/10/2013).

Dia menyebutkan contoh Malaysia yang gencar mencari peluang ekspor ke India dan Thailand yang mengincar kerja sama perdagangan dengan Australia.

Tentu saja Indonesia jangan sampai ketinggalan kereta, sebaliknya harus terus aktif melibatkan diri dalam berbagai kerja sama internasional.

 

"Kalau menunggu siap, yang entah kapan itu terjadi, pasar ekspor akan keburu habis," katanya.

 

STIE Indonesia meluluskan sebanyak 915 orang wisudawan yang berasal dari 5 program pendidikan.

Ketua STEI Ridwan Maronrong berharap para wisudawan dapat berkontribusi pada perkembangan ekonomi Indonesia.

"Keluarlah dari zona nyaman, keluarlah ke pedesaan, kembangkan titik-titik potensi bisnis," ujarnya.

STIE Indonesia merupakan perguruan tinggi yang didirikan pada 1984 dengan kampus utama di Jalan Kayujati Raya No. 11 A Rawamangun, Jakarta Timur.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perdagangan global
Editor : Yusran Yunus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top