Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Sekretariat Kerja Sama Negara Selatan-Selatan Resmi Dibentuk

BISNIS.COM, JAKARTA- Pemerintah meresmikan pembentukan Sekretariat Kerja sama Selatan-Selatan Kementerian Perindustrian dengan United Nations Industrial Development Organization (UNIDO).
Riendy Astria
Riendy Astria - Bisnis.com 03 Juli 2013  |  17:23 WIB
Sekretariat Kerja Sama Negara Selatan-Selatan Resmi Dibentuk
Bagikan

BISNIS.COM, JAKARTA- Pemerintah meresmikan pembentukan Sekretariat Kerja sama Selatan-Selatan Kementerian Perindustrian dengan United Nations Industrial Development Organization (UNIDO).

Adapun, pembentukan Sekretariat KSS Kemenperin-UNIDO ini merupakan tindak lanjut dan implementasi dari nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) Kemenperin dengan UNIDO tentang kerja sama industri Selatan-Selatan yang ditandatangani pada 4 Desember 2007.

Dirjen Kerja sama Industri Internasional Kementerian Perindustrian Agus Tjahajana Wirakusumah mengatakan Sekretariat KSS Kemenperin-UNIDO berfungsi sebagai sarana komunikasi, koordinasi, dan merencanakan program capacity building kerjasama antar negara-negara berkembang dan negara berkembang terbelakang, khususnya kerjasama Selatan-Selatan.

“Kerjasama ini menyepakati tentang kerjasama dalam pertukaran pengalaman, menjalin jejaring kerjasama, pemberantasan kemiskinan, penguatan sistem inovasi lokal dan nasional, serta memperkuat IKM melalui pertukaran pengalaman,” kata Agus usai peresmian Sekretariat KSS di kantor Kementerian Perindustrian, Rabu (3/7/2013).

Menurutnya, adanya Sekretariat KSS ini akan saling membantu untuk meningkatkan industri masing-masing negara. Misalnya, Kemenperin pernah melatih sumber daya manusia (SDM) Palestina di bidang pengelasan, tekstil, dan embroidery, serta keramik.

“Tekstil itu kami juga bantu buat pola, menjahit hingga memasarkan dan mendesain,” katanya. Indonesia sendiri, lanjut Agus, memiliki berbagai potensi industri yang bisa dijadikan andalah, salah satunya adalah di bidang energi terbarukan, khsusunya micro hidro.

Country Representative UNIDO Indonesia Office Shadia Bakhait mengatakan Indonesia memiliki industri yang potensial cukup banyak, salah satunya micro hidro. “Kerjasama ini nantinya tidak hanya bekerjasama dengan Kemenperin, namun juga dengan Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Perdagangan, dan Kementerian ESDM,” katanya.

Agus menambahkan, sektor energi terbarukan memang akan masuk dalam program antara Indonesia dengan UNIDO. “Untuk pemanfaatan gelombang air laut sebagai sumber energi, efisiensi energi, dan sebagainya.”

Untuk diketahui, peresmian Sekretarian KSS Kemenperin-UNIDO diselenggarakan dengan penandatangan Perjanjian Kerjasama Teknis Technical Arrangement antara Dirjen KII dengan UNIDO yang dilakukan oleh Dirjen II Agus Tjahajana Wirakusumah dengan Country Representative UNIDO Indonesia Office Shadia Bakhait.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

unido kerja sama selatan selatan
Editor : Sepudin Zuhri
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top