Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

EKPANSI PABRIK: Toyoda Godei Investasi Rp80 Miliar

BISNIS.COM, JAKARTA – Produsen komponen otomotif PT Toyoda Gosei Safety Systems Indonesia berinvestasi Rp80 miliar untuk meningkatkan kapasitas produksi setir dan kantung udara (airbag) guna mengantisipasi lonjakan kebutuhan pasar otomotif nasional.
Maftuh Ihsan
Maftuh Ihsan - Bisnis.com 02 Juli 2013  |  18:27 WIB

BISNIS.COM, JAKARTA – Produsen komponen otomotif PT Toyoda Gosei Safety Systems Indonesia berinvestasi Rp80 miliar untuk meningkatkan kapasitas produksi setir dan kantung udara (airbag) guna mengantisipasi lonjakan kebutuhan pasar otomotif nasional.

Tadashi Arashima, Presiden Direktur Toyoda Gosei, menuturkan akan menambah kapasitas produksi setir sebesar 150% dari kapasitas saat ini menjadi 800.000 unit pertahun dan airbag menjadi 1,5 juta unit per tahun atau meningkat lima kali dari kapasitas saat ini.

“Semua peningkatan kapasitas produksi ini dimulai sejak awal tahun depan hingga 2016 mendatang," ujarnya, Selasa (2/7/2013).

Dia menjelaskan investasi tersebut akan mendanai pembangunan fasilitas baru untuk proses aluminium die casting untuk kebutuhan pembuatan komponen. Lokasi fasilitas baru tersebut akan berada di samping pabrik yang sudah beroperasi saat ini.

Peningkatan kapasitas produksi ini, lanjutnya, juga merupakan respon terhadap peningkatan permintaan kantung udara sehubungan adanya ASEAN NCAP (New Car Assesment Program) yang bertujuan untuk meningkatkan standar keselamatan pada kendaraan di Asean.

“Pembangunan pabrik baru ini akan menyerap karyawan sebanyak 130 orang,” katanya.

Hingga saat ini, Toyoda Gosei yang telah bekerja sama dengan Astra Otoparts telah menginvestasikan dana mencapai Rp170 miliar termasuk nilai investasi yang disepakati untuk penambahan fasilitas baru tersebut.

Sebagai informasi, perusahaan tersebut merupakan anak perusahaan patungan antara Astra Otoparts  yang memiliki saham sebanyak 20% dan Toyoda Gosei Co., Ltd. dengan kepemilikan saham mencapai 80%.

“Kami memproduksi komponen di bidang automotive sealing product, interior and exterior parts, functional parts, safety system products, optoelectronic products, dan general industry products,” paparnya.

Perusahaan tersebut memasok komponen bagi beberapa produsen otomotif di Tanah Air seperti PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia, PT Astra Daihatsu Motor, PT Isuzu Astra Motor Indonesia, PT Suzuki Indomobil Motor, PT Hino Motors Manufacturing Indonesia, PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors, dan PT Asno Horie Indonesia.

Dia menambahkan hingga saat ini seluruh komponen yang diproduksi di pabrik tersebut dipasok untuk memenuhi kebutuhan di dalam negeri. Dengan adanya penambahan kapasitas ini, pihaknya tidak menutup kemungkinan untuk mengekspor ke negara lain.

“Semuanya tergantung pada kebutuhan konsumer. Saat ini, kami belum rencana ekspor. Namun, kalau ada permintaan, kami terbuka saja,” katanya.

Presiden Komisaris Astra Otoparts Johnny Darmawan menuturkan penambahan investasi ini bukan bagian dari rencana produksi mobil ramah lingkungan dengan harga terjangkau (low cost and green car/LCGC).

“Ini hanya untuk mengantisipasi market yang berkembang semakin pesat. Kalau LCGC minta, why not. Saya tegaskan ekspansi ini tidak khusus untuk LCGC,” ujarnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

investasi Komponen Otomotif astra otoparts
Editor : Martin Sihombing
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top