Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PAJAK UKM: Pelaku Perlu Pencatatan Transaksi Minimal 10 Tahun

Mulia Ginting Munthe
Mulia Ginting Munthe - Bisnis.com 21 Juni 2013  |  23:31 WIB
PAJAK UKM: Pelaku Perlu Pencatatan Transaksi Minimal 10 Tahun
Bagikan
BISNIS.COM, JAKARTA—Pemerintah meminta pelaku koperasi dan usaha mikro, kecil dan menengah agar melakukan pencatatan transaksi serta dokumentasi hingga batas waktu sekurang-kurangnya 10 tahun dalam mekanisme perpajakan.
 
Adapun sistem perpajakan dan mekanisme perpajakan koperasi dan usaha mikro, kecil dan menengah (KUMKM) yang akan diberlakukan adalah persumtive system.  Oleh karena itu sangat penting bagi kelompok ini melakukan pencatatan.
 
Paling tidak, kata Deputi Bidang Pembiayaan Kementerian Koperasi dan UKM, Meliadi Sembiring, KUMKM bisa mengumpulkan, memahami dan mencermati kebijakan perpajakan yang berlaku pada masing-masing unit usahanya.
 
”Kementerian Koperasi dan UKM perlu aktif mensosialisasikan mengenai kebijakan perpajakan. Di antaranya mengenai kewajiban memiliki NPWP bagi anggota yang telah memenuhi kriteria wajib pajak,” ujarnya kepada Bisnis, Jumat (21/6).
 
Dia mengemukakan itu berdasarakan  rekomendasi  yang dilahirkan melalui forum temu konsultasi perpajakan bagi KUMKM yang diselenggarakan instansi tersebut untuk meningkatkan pemahaman KUMKM atas rencana pemerintah yang akan mewajibkan mereka membayar PPh final sebesar 1%.
 
Khususnya bagi pelaku koperasi dan usaha kecil dan menengah (KUKM) yang mencapai omzet sebesar Rp4,8 miliar per tahun. Bagi pelaku usaha mikro yang belum memiliki lokasi usaha tetap, dibebaskan dari pemungutan pajak.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pajak kumkm
Editor : Sepudin Zuhri
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top