Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

JALAN TOL: Lima Ruas Rampung Tahun Ini

BISNIS.COM, JAKARTA--Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Achmad Gani Ghazali mengungkapkan pihaknya terus mendorong investor jalan tol merampungkan proyek mereka. Tahun ini sedikitnya terdapat lima ruas jalan tol yang diperkirakan rampung.
Thomas Mola
Thomas Mola - Bisnis.com 14 Mei 2013  |  18:45 WIB
JALAN TOL: Lima Ruas Rampung Tahun Ini
Bagikan

BISNIS.COM, JAKARTA--Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Achmad Gani Ghazali mengungkapkan pihaknya terus mendorong investor jalan tol merampungkan proyek mereka. Tahun ini sedikitnya terdapat lima ruas jalan tol yang diperkirakan rampung.

Kelima ruas tol itu yakni Jakarta Outer Ring Road West 2 (JORR W2), Bogor Ring Road (BORR), Gempol-Pandaan, Semarang-Solo seksi Ungaran-Bawen, dan Nusa Dua-Ngurah Rai-Tanjung Benoa (Bali).

"Kami dorong konstruksi lima ruas tol itu selesai pada tahun ini," ujar Gani di Jakarta, Selasa (14/5/2013).

Meski demikian dia menjelaskan dari beberapa lima ruas itu terdapat dua ruas yang belum rampung seluruhnya, yakni tol Semarang-Solo dan JORR W2. Adapun kelima ruas tol yang diupayakan selesai tahun ini seluruhnya merupakan milik PT Jasa Marga Tbk.

Direktur Pengembangan Usaha Jasa Marga Abdul Hadi mengungkapkan pihaknya terus berupaya agar pelaksanaan konstruksi dilaksanakan secara simultan dengan pembebasan lahan. Ia menuturkan rata-rata secara keseluruhan ruas tol milik perseroan mencatat kemajuan berarti.

"Ada tiga ruas tol yang akan selesai dalam waktu dekat yakni tol Bali, Semarang-Solo seksi Ungaran-Bawen, dan JORR W2 dari Kebun Jeruk hingga Ciledug. Yang duanya kami harapkan selesai yakni BORR dan Gepol-Pandaan karena pembebasan tanahnya cukup bagus," ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Editor :
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top