Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

TRANSPORTASI LAUT: Utilisasi Armada Global Diprediksi Turun 80%

BISNIS.COM, JAKARTA— Utilisasi armada kapal di pasar global diperkirakan turun sekitar 80%-83% dalam 2 tahun ke depan.Senior Manager Drewry Jayendu Khrisna mengatakan dari sisi permintaan dan penawaran, utilisasi armada kapal diperkirakan turun
Bambang Supriyanto
Bambang Supriyanto - Bisnis.com 06 Maret 2013  |  14:05 WIB
TRANSPORTASI LAUT: Utilisasi Armada Global Diprediksi Turun 80%
Bagikan

BISNIS.COM, JAKARTA— Utilisasi armada kapal di pasar global diperkirakan turun sekitar 80%-83% dalam 2 tahun ke depan.

Senior Manager Drewry Jayendu Khrisna mengatakan dari sisi permintaan dan penawaran, utilisasi armada kapal diperkirakan turun sekitar 80%-83% dalam 2 tahun kedepan.

“Penurunan ini karena sejumlah faktor seperti melambatnya pertumbuhan ekonomi global, banyaknya pembatalan order, serta petani yang hanya menggunakan kapal curah kering,” kata Jayendru saat memaparkan makalahnya pada acara MARE Forum ke-5 Maritime Indonesia 2013, Rabu (6/3/2013).

Ketua Umum DPP Indonesian National Shipowners’ Association (INSA) Carmelita Hartoto mengatakan moda transportasi angkutan kontainer dan general cargo global dan dalam negeri diperkirakan masih  stagnan atau bahwa mengalami penurunan kinerja, tetapi tug and barge dan drybulk tahun ini mulai membaik.

Namun, lanjut Carmelita, stabilitas pasar domestik akan terjaga karena pangsa offshore tetap tumbuh mengingat permintaan  kapal penunjang operasi lepas pantai masih akan meningkat sejalan pertumbuhan  kegiatan eksplorasi dan eksploitasi migas di laut dalam.

General Manager PT Sentek Indonesia & Chairman Batam Shipyard & Offshore Association Peter Chuang mengatakan untuk Indonesia, peluang di industri pelayaran masih tinggi khususnya untuk smaller operator (operaor kapal berukuran lebih kecil).

“Sangat banyak perdagangan disini, di kepulauan yang kecil-kecil harus terkoneksi, maka hanya perlu pemain yang lebih kecil. Ada peluang untuk lebih fleksibel di pasar yang masih bertumbuh ini,” kata Chuang. (bas)(Foto:bayometric)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kapal kargo shipping

Sumber : Berliana Elisabeth

Editor : Others
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top