Tunggu Kondisi Ekonomi Membaik
Prabowo pada dasarnya tidak pernah menyebutkan secara spesifik kapan akan membentuk BPN. Meski demikian, BPN merupakan satu dari 8 Program Hasil Terbaik Cepat—bersamaan dengan program Makan Bergizi Gratis yang sudah berjalan.
Kepala Ekonom PT Bank Permata Tbk. (BNLI) atau Permata Bank Josua Pardede menyampaikan bahwa pemerintah kemungkinan besar akan menunggu beberapa kondisi ekonomi yang cocok sebelum membentuk BPN.
Di mana pembentukan BPN akan lebih efektif saat ekonomi menunjukkan pertumbuhan yang stabil dan kuat, dengan PDB di atas 5%—6% secara konsisten karena akan mengurangi risiko kontraksi ekonomi akibat peningkatan penerimaan pajak.
“Inflasi yang rendah dan stabil di kisaran 2%—3% akan mendorong daya beli masyarakat, sehingga reformasi perpajakan tidak membebani konsumsi domestik,” ungkapnya, Kamis (27/2/2025).
Tingkat pengangguran yang rendah dan peningkatan pendapatan masyarakat akan membuat penerimaan pajak lebih efektif tanpa memicu ketidakstabilan sosial.
Sementara itu, perlu waktu untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan pajak agar penerimaan lebih optimal tanpa perluasan basis pajak yang drastis.
Josua melihat BPN memang berpotensi untuk memperkuat kapasitas fiskal untuk membiayai program prioritas hingga mampu meningkatkan kepercayaan investor.
Meski demikian, apabila dilakukan terlalu cepat tanpa mempertimbangkan daya beli masyarakat dan kondisi usaha, dapat menekan konsumsi dan investasi.