Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

5 Blok Migas Bakal Dilelang Saat IPA Convex 2024, Intip Bocorannya

Kementerian ESDM bakal melelang empat hingga lima wilayah kerja blok migas untuk dilelang pada gelaran Kovensi dan Pameran IPA (IPA Convex) ke-48
Platform migas lepas pantai. Istimewa/SKK Migas
Platform migas lepas pantai. Istimewa/SKK Migas

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tengah menyiapkan empat hingga lima wilayah kerja (WK) minyak dan gas (migas) untuk dilelang pada gelaran Kovensi dan Pameran IPA (IPA Convex) ke-48 yang digelar 14-16 Mei 2024.

Direktur Pembinaan Usaha Hulu Migas Kementerian ESDM Noor Arifin Muhammad menuturkan, lelang blok migas itu meliputi penawaran langsung dan regular. 

“Secara umum calon WK berada di wilayah proven hidrokarbon seperti cekungan Jawa Timur, cekungan Kutai dan Seram,” kata Noor saat dikonfirmasi, Kamis (22/2/2024). 

Noor menerangkan lelang saat gelaran IPA itu bakal memperkenalkan sejumlah lapangan signifikan yang telah dipetakan otoritas hulu migas. Kendati, kata dia, potensi dari lapangan-lapangan itu tidak bisa disebut raksasa atau giant

Berdasarkan data Kementerian ESDM, terdapat 23 kandidat WK yang berpeluang untuk dilelang pada putaran tahun ini. Beberapa lelang penawaran langsung, di antaranya South West Andaman, Central Andaman, Berkah, Amanah, Serpang, Kojo, Lavender, Muara, Melati, Binaiva, Drawa, Gaea, hingga Bintuni. 

Sementara itu, sejumlah WK yang bakal masuk pada lelang reguler, di antaranya Jambu Aye Utara, Seuramoe, South Block “A”, Kisaran, Pesut Mahakam, Karapan, Enrekang, Buton, West Timor sampai dengan Wokam II. 

Kendati sebagian lelang WK putaran 2023 sepi peminat, Noor mengatakan, kementeriannya bakal tetap menggunakan syarat-syarat keuangan atau fiscal terms dan terms and conditions (T&C) yang relatif sama untuk lelang tahun ini. 

“Hasil pembahasan tim, masih mengacu pada T&C tahun lalu dan belum ada rencana perubahan secara signifikan,” tuturnya. 

Seperti diberitakan sebelumnya, otoritas hulu migas berhasil melakukan penandatangan kontrak lima WK migas, yaitu Akia, Beluga, Bengara I, East Natuna, dan Bobara pada penawaran blok sepanjang 2023.

Dari lima blok migas itu, pemerintah mendapatkan total investasi komitmen pasti sebesar US$51,6 juta dengan bonus tandatangan sebesar US$1,2 juta. 

Sementara itu, WK migas yang belum memiliki pemenang pada lelang 2023, yaitu WK Natuna D-Alpha, Panai, Patin, Akimeugah I, dan Akimeugah II. Saat ini, otoritas hulu migas menetapkan sejumlah wilayah itu sebagai WK terbuka.

Sebelumnya, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menargetkan investasi hulu migas pada 2024 sebesar US$17,7 miliar setara dengan Rp275,14 triliun mengacu kurs Rp15.545 per dolar AS. 

Target investasi itu naik 29% dari realisasi penanaman modal hulu migas sepanjang 2023 yang mencapai US$13,7 miliar atau setara dengan Rp212,96 triliun. 

“Untuk 2024 kami telah menetapkan target investasi yang jauh lebih tinggi sekitar US$17,7 miliar atau di atas target long term plan yang sebesar US$16 miliar,” kata Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto saat konferensi pers di Jakarta, Jumat (12/1/2024).  

Dwi menerangkan, investasi yang masif delapan tahun terakhir telah mampu mengurangi laju penurunan produksi pada mayoritas lapangan produksi yang sudah tua. 

Seperti diketahui, penurunan lifting minyak sepanjang 2023 bisa ditahan di level 1% dan gas mengalami kenaikan produksi sebesar 2,2%. Akan tetapi, lantaran belum optimalnya penyerapan gas oleh buyer, maka lifting atau salur gas tumbuh tertahan 1%.  

Dwi menyampaikan bahwa tahun 2023 menjadi tahun terbaik dalam penemuan cadangan migas untuk lebih dari 2 dekade terakhir.  

Terdapat dua milestone utama yang menjadikan tahun 2023 sebagai tahun terbaik di sektor eksplorasi yaitu total sumber daya yang ditemukan mencapai penemuan recoverable resource yang mencapai + 805,1 juta barrel setara minyak atau terbesar sejak penemuan di Lapangan Abadi 23 tahun yang lalu.

Selain itu, terdapat dua penemuan tercatat sebagai giant discoveries di pemboran laut dalam di Geng North dan Layaran yang menurut WoodMackenzie, Rystad Energy dan S&P Global kedua penemuan tersebut masuk ke dalam lima biggest discoveries dunia tahun 2023.  

“Target investasi ekplorasi di tahun 2024 ditargetkan meningkat lagi sebesar US$1,8 miliar atau naik 200% dibandingkan realisasi investasi eksplorasi di tahun 2023 yang sebesar US$ 0,9 miliar”, imbuhnya.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper