Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Real Count KPU Masih Berlangsung, Bansos Beras 440.000 Ton Segera Meluncur

Bapanas menargetkan bansos beras 440.000 ton segera disalurkan sepanjang Februari 2024 di tengah real count KPU yang masih berlangsung.
Presiden Jokowi menyerahkan bantuan pangan atau bansos cadangan beras pemerintah (CBP) kepada masyarakat penerima manfaat di Gudang Bulog Meger, Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah, pada Rabu (31/1/2024).
Presiden Jokowi menyerahkan bantuan pangan atau bansos cadangan beras pemerintah (CBP) kepada masyarakat penerima manfaat di Gudang Bulog Meger, Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah, pada Rabu (31/1/2024).

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah kembali menyalurkan bantuan pangan beras saat real count KPU masih berlangsung, setelah sempat dihentikan sementara pada 8-14 Februari 2024 untuk memastikan kondusivitas jelang Pemilu 2024.

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi menargetkan, penyaluran bantuan beras hingga Februari 2024 mencapai 440.000 ton.

“Target penyaluran pada dua bulan pertama di 2024 adalah 440.000 ton,” kata Arief dalam keterangan resmi, Kamis (15/2/2024). 

Adapun bantuan pangan beras hingga 7 Februari 2024 telah terealisasi sebanyak 185.000 ton. Bantuan pangan ini menyasar kepada 22.004.077 atau 22 juta keluarga penerima manfaat (KPM) berdasarkan data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) yang dikelola oleh Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK).

Sebelumnya, bantuan pangan beras telah dilaksanakan sejak awal 2023 yang dibagi dalam dua tahapan. Program ini kemudian dilanjutkan dan disalurkan mulai Januari hingga Maret 2024.

Melansir laman resmi Bapanas, Kamis (15/2/2024), bantuan pangan beras dapat diperpanjang dari April hingga Juni 2024 jika anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) masih memungkinkan.

Arief juga menambahkan, program gerakan pangan murah atau GPM terus dilakukan untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan. Bapanas mencatat, program ini telah terlaksana sebanyak 429 kali sepanjang Januari 2024, dan tersebar di 85 kabupaten/kota.

Di Februari 2024, Bapanas menargetkan 234 kali penyelenggaraan GPM di 65 kabupaten/kota. “Ini dapat terus bertambah sesuai kolaborasi antara Bapanas dengan pemerintah daerah,” ujarnya.

Pemerintah sebelumnya menghentikan sementara bantuan pangan beras pada 8-14 Februari 2024. Bantuan akan kembali disalurkan pada 15 Februari 2024.

Arief menyebut, ditundanya penyaluran bantuan beras selama masa tenang jelang Pemilu 2024 merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ketika menyalurkan bantuan pangan di Jawa Tengah beberapa waktu lalu.

“Saya atas nama pemerintah, tentunya Badan Pangan Nasional, memohon maaf kepada saudara-saudara penerima bantuan pangan beras, ini kita hold sementara dulu,” kata Arief beberapa waktu lalu.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Ni Luh Anggela
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper