Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Daftar 6 Tambang Nikel Terbesar di Indonesia 2024

Indonesia merupakan negara dengan cadangan dan produksi nikel terbesar di dunia. Berikut tambang nikel terbesar di Indonesia, salah satunya ada Vale Indonesia.
Perusahaan tambang nikel terbesar yang ada di Indonesia, salah satunya adalah PT Vale Indonesia Tbk. Proses penambangan nikel PT Vale Indonesia Tbk. di tambang nikel Sorowako, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, Jumat (28/7/2023)/Bisnis-Paulus Tandi Bone
Perusahaan tambang nikel terbesar yang ada di Indonesia, salah satunya adalah PT Vale Indonesia Tbk. Proses penambangan nikel PT Vale Indonesia Tbk. di tambang nikel Sorowako, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, Jumat (28/7/2023)/Bisnis-Paulus Tandi Bone

4. Kawasi

Izin usaha pertambangan (IUP) tambang Kawasi dipegang oleh PT Trimegah Bangun Persada Tbk. Tambang nikel yang berada di Pulau Obi, Halmahera Selatan, Maluku Utara memiliki luas 4.247 ha.

Berdasarkan Laporan Tahunan 2022 Trimegah Bangun Persada, total cadangan tambang Kawasi per 31 Desember 2022 sebesar 108,4 juta wet metrik ton (wmt) dengan sisa cadangan 84,51 juta wmt.

5. Proyek Asera

Deposit Asera dengan luas area sekitar 2.000 ha berlokasi di Konawe Utara, Sulawesi Tenggara. Penambangan bijih nikel di deposit Asera dilakukan dengan metode tambang terbuka.

Berdasarkan Joint Ore Reserves Committee (JORC), deposit Asera memilki estimasi sumber daya lebih dari 16 juta metrik ton bijih nikel dengan kadar nikel rata-rata 1,5%.

Tambang nikel ini dikelola oleh PT Bumi Konawe Minerina yang mayoritas sahamnya dimiliki oleh Aquila Mine Pte Ltd (62,7%), afiliasi perusahaan tambang yang bermarkas di Swiss, Solway Investment Group. Sisanya, dimiliki oleh PT Mahawira Palasara Agung (37,3%).

6. Tambang Bahoomoahi

Deposit Bahoomoahi memiliki luas kurang lebih 1.400 ha yang terletak di Morowali, Sulawesi Tengah. Tambang nikel ini juga dimiliki oleh Solway Investment Group melalui PT Sulawesi Resources.

Menurut perkiraan internal Solway, deposit Bahomoahi memiliki estimasi sumber daya sebesar 14 juta metrik ton, dengan potensi tambahan 13 juta metrik ton bijih nikel dengan kadar nikel rata-rata 1,9%.

Solway memperkirakan deposit ini memiliki potensi kapasitas produksi sebesar 100.000 metrik ton bijih nikel per bulan.

Halaman
  1. 1
  2. 2

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper