Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

9 Tahun jadi Presiden RI, Jokowi Akui Gagal Ubah Hal Ini

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku gagal untuk mengubah kebiasaan ini, meskipun sudah 9 tahun menjabat sebagai Presiden RI.
Jokowi mengunjungi pasar Jatinegara untuk meninjau harga kebutuhan pokok, Selasa (19/9/2023) / Sekretariat Presiden - Muchlis Jr
Jokowi mengunjungi pasar Jatinegara untuk meninjau harga kebutuhan pokok, Selasa (19/9/2023) / Sekretariat Presiden - Muchlis Jr

Bisnis.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengakui telah gagal dan kesulitan untuk mengubah kebiasaan yang dilakukan oleh pemerintah, baik pusat maupun daerah. 

Dalam 9 tahun kepemimpinannya sebagai Presiden RI, Jokowi mengatakan penyerapan anggaran di tingkat pemerintah pusat dan pemerintah daerah (pemda) masih aja tak maksimal.

“Sejak awal sembilan tahun yang lalu saya ingin mengubah ini [penyerapan anggaran yang tak maksimal]. Namun, ternyata saya cek lagi masih memang mengubah cara kerja mengubah mindset tidak mudah,” ujarnya saat menyerahkan Daftar Isian Pelaksana Anggaran (DIPA) dan Buku Alokasi Transfer ke Daerah Tahun Anggaran 2024 ke Kepala Daerah di Istana Negara, Jakarta, Rabu (29/11/2023).

Oleh sebab itu, Jokowi berharap realisasi anggaran dapat dioptimalkan untuk menuntaskan agenda pembangunan di periode kepemimpinannya.

“2024 adalah tahun terakhir pemerintahan periode ini. Saya pesan anggaran dioptimalkan, tuntaskan agenda pembangunan yang blm selesai untuk membuat fondasi bagi pemerintahan yang akan datang,” katanya dalam forum itu.

Untuk diketahui, Kepala Negara menyiapkan dana Anggaran Penerimaan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp3.325,1 triliun pada 2024 untuk digunakan oleh Kementerian/Lembaga (K/L) serta pemerintah daerah (Pemda). 

Orang nomor satu di Indonesia itu pun mengaku gemas realisasi anggaran pada 2023 dinilai masih belum maksimal, mengingat pergantian tahun akan terjadi dalam kurun sebulan saja.

Jokowi menjabarkan bahwa di tingkat pemerintah daerah (pemda) realisasi anggaran baru mencapai 64%. Sedangkan, di tingkat pemerintah pusat juga masih berada di angka 74%.

“Realisasikan secepat-cepatnya. Saya minta informasi ke Mendagri berapa realisasi sampe saat ini. Baru 64% di daerah dan pusat 74%. Ini tinggal 3 minggu, tetapi masih 64% dan 74% realisasinya. Artinya, ada 3 minggu ini akan keluar uang bertriliun-triliun. Namun, ini kita ulang terus tiap tahun,” pungkas Jokowi.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper