Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Menteri ESDM Pastikan PLTU Cirebon-1 Pensiun Tahun ini

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif menyebut bahwa pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Cirebon-1 akan pensiun dini pada tahun ini.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif memberikan sambutan saat acara Inagurasi dan Serah Terima Jabatan Kepengurusan METI periode 2022-2025 di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (20/7/2022). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif memberikan sambutan saat acara Inagurasi dan Serah Terima Jabatan Kepengurusan METI periode 2022-2025 di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (20/7/2022). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif menyebut bahwa pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Cirebon-1 akan pensiun dini pada tahun ini.

Namun, Arifin tidak mengatakan secara spesifik kapan waktu untuk pensiun dini PLTU yang berada di Jawa Barat ini.

“Cirebon, karena kan yang paling memungkinkan [untuk pensiun dini],” kata Arifin saat ditemui di Kementerian ESDM, Jumat (10/11/2023).

Arifin menyebut, bahwa untuk dana yang dipakai untuk pensiun dini PLTU Cirebon-1 akan menggunakan dana dari Asian Development Bank (ADB) melalui skema Energy Transition Mechanism (ETM). 

Proyek tersebut diketahui juga sudah masuk dalam draf dokumen investasi komprehensif atau comprehensive investment and policy plan (CIPP) Just Energy Transition Partnership (JETP). 

Seperti yang diketahui, Kepala Sekretariat Just Energy Transition Partnership (JETP) Edo Mahendra mengatakan satu pembangkit yang akan didorong untuk realisasi pembiayaan pensiun dini PLTU itu adalah PLTU Cirebon-1 di Jawa Barat lewat skema Energy Transition Mechanism (ETM). 

“PLTU yang dikejar adalah PLTU Cirebon-1 sesuai arahan Pemerintah Indonesia kami bekerja sama dengan berbagai pihak,” kata Edo saat dikonfirmasi, Jumat (3/11/2023).

Edo menuturkan pemerintah ingin ada sesuatu hal yang dapat diumumkan saat konferensi iklim dunia tersebut terkait dengan komitmen Indonesia untuk beralih pada energi yang lebih bersih. 

“Kami bekerja sama dengan berbagai kementerian dan institusi lainnya yang terkait seperti Asian Development Bank dan industri lainnya untuk memastikan ada sesuatu yang dapat diumumkan di COP 28 nanti,” kata dia. 

Lewat rancangan perencanaan dan kebijakan investasi komprehensif atau comprehensive investment and policy plan (CIPP) JETP, pemerintah bersama dengan mitra JETP berencana untuk mempercepat masa operasi PLTU Cirebon-1 ke 2037. 

Adapun, pembangkit ini memiliki masa penghentian alamiah sesuai kontrak pada 2045 mendatang. JETP mengidentifikasi kebutuhan investasi untuk mempercepat masa operasi PLTU itu mencapai US$300 juta setara dengan Rp4,71 triliun mengacu pada kurs Rp15.715 per dolar AS. 


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Lukman Nur Hakim
Editor : Muhammad Ridwan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper