Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Bandara IKN Resmi Groundbreaking, Siap Layani Pesawat Jumbo pada 2024

Bandara IKN telah diresmikan proses groundbreaking oleh Presiden Jokowi nantinya bisa melayani pesawat jumbo seperti Boeing B777 dan Airbus A380.
Pembangunan IKN Nusantara/Istimewa
Pembangunan IKN Nusantara/Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Proses pembangunan Bandara Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kecamatan Penajam Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, telah resmi dimulai. Nantinya bandara ini bisa menampung pesawat jumbo seperti Boeing B777 dan Airbus A380.

Prosesi peletakan batu pertama (groundbreaking) telah dilakukan pada hari ini, Rabu (1/11/2023) oleh Presiden Joko Widodo.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, pembangunan bandara ini merupakan salah bentuk realisasi visi Indonesia sentris. Bandara ini nantinya akan menunjang kegiatan dari dan menuju ke IKN.

“Kami harap bandara ini akan melayani secara internasional, sehingga tamu negara bisa datang kesini dan juga menjadi magnet buat pariwisata dan kegiatan internasional lainnya,” kata Budi Karya dalam laporannya pada acara Groundbreaking Bandara IKN dikutip dari kanal Youtube Sekretariat Presiden, Rabu (1/11/2023).

Budi Karya menargetkan bandara tersebut sudah melakukan operasional terbatas mulai Juli 2024 mendatang. Pada tahap ini, Bandara IKN dapat melayani penerbangan pesawat berbadan lebar berjenis Airbus A300.

Sementara itu, pihaknya menargetkan Bandara IKN sudah dapat melayani pesawat seperti Boeing B777 dan Airbus A380 mulai Desember 2024.

Dia mengatakan, pembangunan Bandara IKN dilakukan bersama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Kementerian PUPR mengerjakan sisi udara (air side) bandara, sementara itu, Kemenhub menggarap sisi darat (land side) bandara.

Dia menjelaskan, Bandara IKN ini akan memiliki luas 347 hektare dan masih dapat ditambah sesuai kebutuhan ke depannya. Bandara tersebut akan memiliki landasan pacu (runway) sepanjang 3.000 meter dan lebar 45 meter.

“Kami berterima kasih ke pihak-pihak yang terlibat mulai dari Kementerian PUPR, Kementerian ATR/BPN, Kementerian BUMN, DPR RI, Forkopimda, dan lain-lain sehingga pembangunan ini dapat dilaksanakan dengan baik,” kata Budi Karya.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper