Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Ekonomi Jerman Terkontraksi di Kuartal I/2023, Resmi Masuk Resesi!

Pertumbuhan ekonomi Jerman terkontraksi 0,3 persen pada Kuartal I/2023, Jerman masuk dalam resesi. 
Para pekerja konstruksi terlihat siluet saat berdiri di atas platform di lokasi pembangunan kantor pusat Bank Sentral Eropa (ECB) yang baru saat tur media di Frankfurt, Jerman, 31 Oktober 2013./Reuters-Kai Pfaffenbach
Para pekerja konstruksi terlihat siluet saat berdiri di atas platform di lokasi pembangunan kantor pusat Bank Sentral Eropa (ECB) yang baru saat tur media di Frankfurt, Jerman, 31 Oktober 2013./Reuters-Kai Pfaffenbach

Bisnis.com, JAKARTA - Perekonomian Jerman resmi masuk ke dalam resesi teknis setelah mengalami kontraksi pada kuartal I/2023, menyusul kontraksi serupa pada kuartal sebelumnya.

Berdasarkan data yang dilaporkan dari Kantor Statistik Federal Jerman, Kamis (25/5/2023) produk domestik bruto (PDB) Jerman terkontraksi 0,3 persen pada kuartal I/2023 (year-on-year/yoy), menyusul kontraksi 0,5 persen pada kuartal IV/2022, lebih besar dibandingkan proyeksi analis yang sebesar 0,1 persen.

Data pertumbuhan ekonomi Jerman menunjukan kontraksi dua kuartal berturut-turut sehingga Jerman didefinisikan masuk dalam resesi teknis. 

Mengutip Reuters, Kamis (25/5) analis DekaBank Andreas Scheuerle mengatakan akibat beban inflasi yang besar, konsumsi Jerman menjadi menurun sehingga perekonomian juga ikut melesu. 

Contohnya adalah penurunan daya beli, berkurangnya permintaan industri, ketatnya kebijakan moneter dan perlambatan ekonomi AS yang mendukung lesunya aktivitas ekonomi. 

Berdasarkan dari data, konsumsi rumah tangga turun 1,2 persen (quarter-to-quarter/qtq) setelah penyesuaian harga, musiman, dan penyesuaian kalender. Pengeluaran pemerintah juga menurun 4,9 persen. 

Di lain sisi, investasi kuartal I/2023 mengalami kenaikan. Investasi mesin dan peralatan naik 3,2 persen dibandingkan kuartal sebelumnya dan investasi konstruksi naik 3,9 persen. Perdagangan juga memberikan kontribusi positif dengan ekspor yang naik 0,4 persen dan impor turun 0,9 persen. 

Menurut laporan ekonomi bulanan pada Rabu (24/5) Bundesbank Jerman mengharapkan ekonomi tumbuh moderat pada kuartal II/2023. Menurutnya, hal ini dikarenakan terjadinya pemulihan di sektor industri yang melebihi konsumsi rumah tangga yang stagnan dan penurunan di sektor konstruksi. 


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper