Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

IVES 2023, Kemenparekraf : Jawaban Pemulihan Ekonomi Industri Kreatif Pasca Covid

Kemenparekraf mendukung konferensi akbar Indonesia Event Management Summit (IVES) 2023 karena menjadi jawaban pemulihan ekonomi industri kreatif pasca covid.
MG Noviarizal Fernandez
MG Noviarizal Fernandez - Bisnis.com 08 Februari 2023  |  19:28 WIB
IVES 2023, Kemenparekraf : Jawaban Pemulihan Ekonomi Industri Kreatif Pasca Covid
Promosi kegiatan Indonesia Event Management Summit (IVES) yang mendapatkan dukungan langsung dari Menparekraf RI, Sandiaga Salahudin Uno.

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menyatakan dukungan terlaksananya konferensi akbar Indonesia Event Management Summit (IVES) 2023 karena dapat dinilai sebagai jawaban pemulihan ekonomi industri kreatif pasca Covid-19.

IVES 2023 yang bertemakan "Connecting and adapting to elevate" ini semula akan diselenggarakan secara hybrid selama dua hari, pada 16-17 Februari 2023 berubah menjadi tanggal 21-22 Februari 2023 di Jakarta Convention Center (JCC).

Konferensi ini akan dihadiri oleh multi-stakeholder pada industri event management di Indonesia yang akan berbagi inspirasi serta pengalamanan mulai dari pengelolaan event/acara, tata panggung, sport tourism, tren acara di masa depan, peluang bisnis dan kekayaan intelektual serta terdapat sesi workshop untuk perencanaan acara hingga penyusunan proposal kreatif dengan tempat yang terbatas.

Beragam asosiasi dan komunitas turut mendukung terlaksananya acara ini, mulai dari ASPERAPI, Forum Backstagers Indonesia, Asosiasi Promotor Musik Indonesia, IVENDO, IPC, IMARINDO, RMI, Komunitas Event Owner hingga Rental Indonesia.

Menteri Pariwisata Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengatakan bahwa Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif tidak hanya mendukung tetapi juga menghimbau dinas pariwisata baik provinsi, kotamadya/kabupaten serta institusi pendidikan untuk turut hadir menyukseskan,

“Kegiatan ini agar standar dalam pelaksanaan manajemen acara di Indonesia menjadi lebih baik dan mendatangkan manfaat khususnya bagi para pelaku event di daerah,” ujarnya.

Andro Rohmana Putra, Project Director IVES 2023 mengatakan bahwa antusiasme para pelaku industri event sangat besar sekali pada pelaksanaan IVES ini, “Bahkan jika kita menyadari, potensi ekonomi atas terselenggaranya event di Indonesia luar biasa, berdasarkan proyeksi statistik potensi pendapatan penjualan tiket tahun 2023 sebesar 4 triliun rupiah, belum lagi apabila inisiasi acara dilakukan dari tingkat desa, maka potensi ekonomi maupun perputaran uang di Indonesia dari industri event dapat mencapai 60 triliun” paparnya.

Harry ‘Koko’ Santoso, Penasehat IVES 2023 mengatakan, penting sekali acara IVES dihadiri oleh perwakilan pemerintah dan juga para pelaku event. “Beragam topik akan disajikan termasuk tentang topik yang lagi hangat terkait crowd management dalam manajemen acara maupun konser,” ucapnya.

Andro Rohmana Putra menambahkan, Indonesia Event Management Summit kali ini akan dilakukan secara hybrid yang difasilitasi oleh Konect platform (startup indonesia untuk hybrid event), sehingga bagi yang belum dapat hadir dapat mengikuti secara online.

“Sebuah kesempatan yang sayang untuk dilewatkan di mana pada acara ini memungkinkan peserta untuk bertemu, berjejaring, berbagi, dan belajar satu sama lain dengan lebih dari 60 pembicara dan moderator,” jelasnya.

Penjualan tiket Indonesia Event Management Summit masih tersedia hingga  19 Februari 2023 dan dapat dibeli melalui website https://ives.id maupun kolektif melalui asosiasi maupun komunitas event management di Indonesia.

Indonesia Event Management Summit 2023 IVES yang didukung oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif adalah konferensi mandiri tahunan pertama yang akan fokus dalam memberikan edukasi melalui inspirasi dan pengalaman dari berbagai praktisi bagi komunitas event creator dan pelaku event di Indonesia untuk perkembangan industri kreatif yang berkelanjutan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kemenparekraf event organizer
Editor : Puput Ady Sukarno

Artikel Terkait



Berita Lainnya

    Berita Terkini

    back to top To top