Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Kemenhub: LRT Velodrome - Manggarai Selesai September 2024

Kemenhub menargetkan proyek LRT rute Velodrome - Manggarai dapat rampung pada September 2024.
Kendaraan melintas di dekat rangkaian gerbong kereta Light Rail Transit (LRT) di Jakarta, Minggu (2/10/2022). Bisnis/Suselo Jati
Kendaraan melintas di dekat rangkaian gerbong kereta Light Rail Transit (LRT) di Jakarta, Minggu (2/10/2022). Bisnis/Suselo Jati

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menargetkan Light Rail Transit (LRT) rute Velodrome - Manggarai dapat rampung pada September 2024.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan rute LRT Velodrome - Manggarai merupakan upaya dari pemerintah pusat dan Pemprov DKI Jakarta dalam meningkatkan mobilitas masyarakat. Kedua pihak juga telah menetapkan target operasional rute ini.

"DKI juga sudah menyiapkan anggaran untuk ini [LRT Velodrome - Manggarai] dan bisa selesai sekitar September 2024," katanya setelah melakukan pertemuan dengan Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono di Balai Kota, Jakarta, Selasa (7/2/2023).

Menurutnya, konektivitas ke wilayah Manggarai sangat penting mengingat posisi Stasiun Manggarai sebagai central station. Masyarakat dari kota satelit seperti Bogor, Depok, Tangerang dapat berganti moda ataupun kereta pada stasiun ini untuk menuju Jakarta dan begitupun sebaliknya.

Budi karya memproyeksikan rute LRT baru ini dapat mencapai sekitar 185.000 penumpang saat sudah beroperasi.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan pembangunan LRT Velodrome - Manggarai telah disepakati. Pemprov DKI juga telah menyiapkan anggaran sekitar Rp900 miliar untuk tahap awal pembangunan LRT ini.

"Diharapkan pada akhir 2024 nanti LRT ini sudah bisa operasional," jelasnya.

Sebelumnya, Syafrin mengatakan pengembangan LRT Velodrome - Manggarai sesuai dengan visi DKI Jakarta untuk meningkatkan angkutan umum. Termasuk menjadikan angkutan perkeretaapian atau angkutan kereta sebagai big bone angkutan umum di Jakarta.

“Oleh sebab itu kita memandang perlu untuk mendorong kembali ada layanan dari Velodrome langsung ke Manggarai sehingga terintergrasi secara utuh dgn central stasion yang ada di Manggarai,” jelas Syafrin.

Syafrin pun menjelaskan bahwa rencana tersebut tidak akan mengubah rute yang sudah ada sebelumnya. Hal tersebut merupakan bagian dari rencana jaringan perkeretaapian perkotaan di Jakarta.

“Jadi rute yang ada itu tetap ada. Kenapa? Karena rute Kelapa Gading, JIS, Rajawali, kemudian ke Stasiun Kota, ke arah PIK, kemudian ke wilayah Barat, Selatan, itu tetap ada,” katanya.

Syafrin menambahkan bahwa rencana tersebut diharapkan mampu mengurai kepadatan penumpang di Stasiun Manggarai. Pasalnya penumpang memiliki opsi angkutan umum lainnya yakni LRT.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper