Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Keadaan Terkini Masjid Al Jabbar: Banyak Sampah, Copet dan Macet

Masjid Raya Al Jabbar menjadi viral di media sosial karena banyaknya sampah menggenang di sungai di sekitar pelataran masjid.
Masjid Raya Al Jabbar/Bisnis
Masjid Raya Al Jabbar/Bisnis

Bisnis.com, SOLO - Masjid Raya Al Jabbar menjadi perhatian masyarakat di media sosial karena banyaknya sampah yang ditemukan di sekitar lokasi.

Dari unggahan video seorang netizen di media sosial, danau di pelataran Masjid Al Jabbar dipenuhi banyak sampah plastik.

Sampah yang tergenang di danau sekitaran Masjid Al Jabbar tersebut diprediksi mencapai 7 ton. Penampakan sampah ini terlihat pada Minggu (5/2/2023).

Dari pantauan Bisnis, sampah ini dihasilkan dari pedagang makakan ringan yang berada di sekitar masjid. Masyarakat pun banyak membawa sampah plastik yang kemudian dibuang di sungai sekitaran masjid.

Di lain sisi, terdapat satu kapal kecil yang kerap digunakan oleh petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat untuk membersihkan sampah.

Dari penuturan petugas BPBD, sampah yang berhasil dikumpulkan setiap hari di sekitar area masjid sekitar 4 ton, bahkan bisa tembus 8 ton di akhir pekan.

Selain sampah, masalah yang menjadi polemik yakni kemacetan lalu lintas di sekitar Masjid Raya Al Jabbar.

Sebelumnya, macet tersebut terjadi karena warga masih memakai jalur Cimencrang sebagai akses utama ke Al Jabbar.

"Tolong sampaikan ke warga, jangan semua masuk semua dari cimencrang, masuklah dari Gedebage Selatan karena jalurnya saya amati lebih lengang. Ini banyak yang tidak tahu," tutur Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Gedung Sate, Bandung, Senin (16/1/2023).

Banyak copet

Selain masalah sampah dan macet, Pemerintah Jawa Barat juga banyak mendapat aduan mengenai aksi copet.

Meski berada di lingkungan masjid, sempat terlihat adanya rekaman aksi pencopetan di tengah keramaian pelataran Masjid Al Jabbar.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jabar Ade Afriandi mengatakan pihaknya banyak mendapat aduan soal aksi pencopatan.

Hingga 15 Januari 2023, setidaknya sudah ada sekitar 500 pengaduan yang masuk ke Satpol PP Jabar mengenai copet di sekitar Masjid Raya tersebut.

Selain copet, pengaduan lain yang sering diterima pihaknya adalah kehadiran pengamen yang memaksa diberi uang oleh pengunjung.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper