Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Kolaborasi Indonesia-Swedia Dongkrak Energi Bersih di 2023

Duta Besar (Dubes) Swedia untuk Indonesia Marina Berg mengungkapkan transisi menuju energi hijau kemungkinan akan menjadi fokus antara kedua negara.
Vice President and Head of Region South and Southeast Asia of Business Sweden Emil Akander dan Duta Besar (Dubes) Swedia untuk Indonesia, Timor-Leste, dan Asean Marina Berg dalam acara pembukaan Sweden-Indonesia Sustainability Partnership Week (SISP Week 2022)/Bisnis-Asahi Asry Larasati
Vice President and Head of Region South and Southeast Asia of Business Sweden Emil Akander dan Duta Besar (Dubes) Swedia untuk Indonesia, Timor-Leste, dan Asean Marina Berg dalam acara pembukaan Sweden-Indonesia Sustainability Partnership Week (SISP Week 2022)/Bisnis-Asahi Asry Larasati

Bisnis.com, JAKARTA - Sweden-Indonesia Sustainability Partnership Week (SISP Week) kembali di gelar untuk ketiga kalinya tahun ini guna mempererat hubungan Swedia dan Indonesia.

Duta Besar (Dubes) Swedia untuk Indonesia Marina Berg mengungkapkan transisi menuju energi hijau kemungkinan akan menjadi fokus antara kedua negara tersebut.

"Bentuk kolaborasi di bidang apa saja belum berada di titik final, tapi yang pasti akan mendekati transisi hijau, itu fokusnya," jelas Marina Berg dalam acara Sweden-Indonesia Sustainability Partnership Week (SISP Week 2022), Senin (5/11/2022).

Dia menjelaskan mencoba untuk mencari sebuah bentuk kolaborasi yang efisien, mendalam, dan inovasi lebih luas dalam transisi hijau.

"Besar harapan saya dapat bekerja sama dengan pemerintah Indonesia untuk mengidentifikasi prospek konkret di bidang yang menjadi kepentingan bersama," ujar utusan Swedia tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, direktur jenderal perdagangan di Kementerian Luar Negeri Swedia Per-Arne Hjelmborn menambahkan kepresidenan Uni Eropa (UE)-Asean 2023 dapat membantu meningkatkan hubungan antara kedua negara dalam kemitraan.

"Nantinya akan banyak kerja sama di berbagai bidang, tak terkecuali konektivitas dan transportasi," tuturnya.

Menurut Hjelmborn kerja sama ini bisa terus mengembangkan praktik keberlanjutan secara menyeluruh dalam jangka panjang.

Dalam acara SISP, UE dan Asean resmi menandatangani perjanjian (MOU) terkait transportasi udara, menandai kerja sama antara dua blok dunia untuk pertama kalinya.

"Perjanjian ini menjadi bukti ambisi untuk terus berlembang menghubungkan kawasan Eropa dengan ASEAN," lanjutnya.

Seperti diketahui, Indonesia akan memimpin blok ASEAN pada tahun 2023, diikuti di tahun yang sama Swedia juga menjadi ketua Dewan Uni Eropa.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper