Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Kolaborasi Indonesia-Swedia Dongkrak Energi Bersih di 2023

Duta Besar (Dubes) Swedia untuk Indonesia Marina Berg mengungkapkan transisi menuju energi hijau kemungkinan akan menjadi fokus antara kedua negara.
Asahi Asry Larasati
Asahi Asry Larasati - Bisnis.com 05 Desember 2022  |  18:16 WIB
Kolaborasi Indonesia-Swedia Dongkrak Energi Bersih di 2023
Vice President and Head of Region South and Southeast Asia of BusinessSweden Emil Akander dan Duta Besar (Dubes) Swedia untuk Indonesia, Timor-Leste, dan Asean Marina Berg dalam acara pembukaan Sweden-Indonesia Sustainability Partnership Week (SISP Week 2022) - Bisnis/Asahi Asry Larasati
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Sweden-Indonesia Sustainability Partnership Week (SISP Week) kembali di gelar untuk ketiga kalinya tahun ini guna mempererat hubungan Swedia dan Indonesia.

Duta Besar (Dubes) Swedia untuk Indonesia Marina Berg mengungkapkan transisi menuju energi hijau kemungkinan akan menjadi fokus antara kedua negara tersebut.

"Bentuk kolaborasi di bidang apa saja belum berada di titik final, tapi yang pasti akan mendekati transisi hijau, itu fokusnya," jelas Marina Berg dalam acara Sweden-Indonesia Sustainability Partnership Week (SISP Week 2022), Senin (5/11/2022).

Dia menjelaskan mencoba untuk mencari sebuah bentuk kolaborasi yang efisien, mendalam, dan inovasi lebih luas dalam transisi hijau.

"Besar harapan saya dapat bekerja sama dengan pemerintah Indonesia untuk mengidentifikasi prospek konkret di bidang yang menjadi kepentingan bersama," ujar utusan Swedia tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, direktur jenderal perdagangan di Kementerian Luar Negeri Swedia Per-Arne Hjelmborn menambahkan kepresidenan Uni Eropa (UE)-Asean 2023 dapat membantu meningkatkan hubungan antara kedua negara dalam kemitraan.

"Nantinya akan banyak kerja sama di berbagai bidang, tak terkecuali konektivitas dan transportasi," tuturnya.

Menurut Hjelmborn kerja sama ini bisa terus mengembangkan praktik keberlanjutan secara menyeluruh dalam jangka panjang.

Dalam acara SISP, UE dan Asean resmi menandatangani perjanjian (MOU) terkait transportasi udara, menandai kerja sama antara dua blok dunia untuk pertama kalinya.

"Perjanjian ini menjadi bukti ambisi untuk terus berlembang menghubungkan kawasan Eropa dengan ASEAN," lanjutnya.

Seperti diketahui, Indonesia akan memimpin blok ASEAN pada tahun 2023, diikuti di tahun yang sama Swedia juga menjadi ketua Dewan Uni Eropa.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

swedia bilateral hubungan bilateral energi terbarukan
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top