Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

INACA: Pemulihan Penerbangan Domestik 2023, Internasional 2024

Simak kajian INACA soal pemulihan penerbangan domestik yang diprediksi terjadi pada 2023 dan penerbangan internasional pada 2024.
Dany Saputra
Dany Saputra - Bisnis.com 03 Desember 2022  |  04:00 WIB
INACA: Pemulihan Penerbangan Domestik 2023, Internasional 2024
Pesawat milik maskapai penerbangan Garuda Indonesia terparkir di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (21/6/2022). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Indonesia National Air Carriers Association (INACA) menargetkan pemulihan sektor penerbangan domestik untuk pulih pada 2023, sedangkan untuk rute internasional pada 2024.

Ketua Umum Inaca Denon Prawiraatmadja mengatakan target pemulihan sektor penerbangan domestik dan internasional berdasarkan white paper berjudul "Projected Recovery of The Aviation Industry Towards The New Normal", yang diterbitkan pada 2021.

Khusus untuk rute domestik, Denon mengatakan telah berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan daerah untuk mempercepat pemulihan kinerja penerbangan.

"Kami sudah berkoordinasi dengan Kemenhub dan pemerintah daerah untuk percepatan [pemulihan] rute-rute domestik," jelasnya, Jumat (2/12/2022).

Jika dikutip dari dokumen white paper hasil kerja sama INACA dan Universitas Padjajaran, pemulihan industri penerbangan diprediksi terjadi pada awal 2022 untuk rute domestik. Sementara itu, industri penerbangan diprediksi kembali ke level optimalnya pada 2024.

"Vaksinasi merupakan game changer untuk pemulihan industri penerbangan di Indonesia," demikian dikutip Bisnis.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa angkutan udara domestik dan internasional pada Oktober 2022 secara bertahap pulih. Pada angkutan udara domestik, jumlah penumpang pada Oktober 2022 tercatat sebanyak 4,57 juta orang, atau tumbuh 56,57 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Sementara itu, pada angkutan udara internasional naik 1.784 persen (yoy) ke angka 990.000 penumpang dari periode yang sama di tahun sebelumnya.

"Untuk penerbangan internasional, penumpang ini yang kami pantau terjadi pembukaan kembali rute-rute internasional, dan penambahan rute-rute internasional baru," terang Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Setianto, Kamis (1/12/2022).

Kendati demikian, salah satu anggota INACA, yakni PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. (GIAA) justru akan lebih mengoptimalkan layanan penerbangan domestik dan bersinergi dengan anak usahanya yakni Citilink.

Untuk rute penerbangan internasional, Direktur Operasi Garuda Indonesia Tumpal Manumpak menyebut akan fokus hanya pada rute-rute yang berpotensi mendorong keuntungan (profitability) bagi perseroan.

"Di samping itu Garuda juga akan fokus untuk mengoptimalkan pendapatan dari angkutan kargo serta perluasan jaringan penerbangan Umroh," kata Tumpal, Jumat (2/12/2022). 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

inaca penerbangan Garuda Indonesia
Editor : Feni Freycinetia Fitriani
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top