Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

ASDP Terapkan Pembayaran Non-Tunai di 15 Pelabuhan

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) telah menetapkan menerapkan pembayaran tiket penyeberangan non-tunai di 15 pelabuhan.
Rio Sandy Pradana
Rio Sandy Pradana - Bisnis.com 27 November 2022  |  01:00 WIB
ASDP Terapkan Pembayaran Non-Tunai di 15 Pelabuhan
Kapal Motor Penumpang (KMP) Jokotole melintas di Selat Madura, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (23/7/2021). PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat selama semester I tahun 2021 meraih pendapatan Rp1,69 triliun dengan laba sebesar Rp147 miliar, dan pada semester tersebut telah mengangkut 1,83 juta orang penumpang, kendaraan roda dua dan tiga sebanyak 1 juta unit, kendaraan roda empat atau lebih sebanyak 1,18 juta unit, sedangkan untuk barang mencapai 465 ribu ton. - ANTARA FOTO/Didik Suhartono
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) telah menetapkan menerapkan pembayaran tiket penyeberangan non-tunai (cashless) sebanyak 15 pelabuhan atau 90 persen dari target.

Terbaru, ASDP menerapkan pembayaran tiket non-tunai di Ambon yakni Pelabuhan Hunimua, Pelabuhan Waipirit, Pelabuhan Galala dan Pelabuhan Namlea.

Corporate Secretary ASDP Shelvy Arifin mengatakan perseroan konsisten dalam implementasi program digitalisasi pembayaran tiket penyeberangan. Dari total 17 Pelabuhan yang ditargetkan pada tahun ini, tercatat penerapan transaksi pembayaran tiket non-tunai sudah dilakukan di 15 pelabuhan.

Pengguna jasa kini dapat memanfaatkan channel pembayaran non-tunai baik melalui virtual account, kartu prepaid, dan layanan Dompet Elektronik.

"Alhamdulillah, dengan penerapan go-live yang telah berjalan lancar pada 4 Pelabuhan di Ambon, kini sudah 15 pelabuhan yang menerapkan cashless atau mencapai 90 persen dari target tahun ini," ujarnya dalam siaran pers, Sabtu (26/11/2022).

Saat go live di Ambon, lanjut Shelvy, masyarakat makin teredukasi dan antusiasme terus meningkat.

Melalui penerapan digitalisasi dalam transaksi pembayaran, ASDP ingin meningkatkan customer experience para pengguna jasa. Dalam tiga tahun terakhir, masyarakat semakin melek dengan perubahan dan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi.

"Kami fokus dan konsisten dalam digitalisasi bisnis sebagai wujud komitmen merubah wajah penyeberangan menjadi lebih modern. Dalam waktu dekat kami juga akan go live di Pelabuhan Pagimana [Luwuk], Sulawesi Tengah," katanya.

Tahun ini 17 pelabuhan yang ditargetkan sudah menerapkan pembayaran cashless adalah Pelabuhan Bira dan Pamatata (Selayar),Pelabuhan Jepara dan Karimunjawa (Jepara), Pelabuhan Batulicin dan Tanjung Serdang (Batulicin), Pelabuhan Bajoe dan Kolaka (Bajoe), Pelabuhan Sape dan Labuan Bajo (Sape), Pelabuhan Tanjung Kelian (Bangka), Pelabuhan Hunimua, Waipirit, Galala dan Namlea (Ambon), Pelabuhan Pagimana (Luwuk), dan Pelabuhan Mamuju (Balikpapan).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

asdp pt asdp indonesia ferry
Editor : Rio Sandy Pradana
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top