Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Apa itu Sistem Ekonomi? Ini Fungsi, Jenis, dan Ciri-Cirinya

Sistem ekonomi adalah sarana di mana negara mendistribusikan sumber daya dan memperdagangkan barang dan jasa. Simak penjelasan lengkapnya.
Hana Fathina
Hana Fathina - Bisnis.com 22 November 2022  |  07:18 WIB
Apa itu Sistem Ekonomi? Ini Fungsi, Jenis, dan Ciri-Cirinya
Sistem ekonomi yang ada di dunia - Unsplash
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Sistem ekonomi adalah seluruh tata cara yang digunakan dalam mengkoordinasikan perilaku masyarakat mencakup produsen, konsumen, pemerintah bank dan yang lainnya dalam menjalankan kegiatan ekonomi baik dalam hal produksi, konsumsi, distribusi ataupun investasi secara terintegrasi membentuk satu kesatuan utuh teratur dan dinamis sehingga mampu menghindari kekacauan di bidang ekonomi. 

Dalam suatu negara adanya sistem ekonomi sangat penting karena berfungsi sebagai pendorong sistem produksi. Selain itu, sistem ekonomi juga berfungsi untuk menciptakan suatu mekanisme agar proses distribusi barang dan jasa berjalan dengan baik. Dengan kata lain, tanpa adanya sistem ekonomi yang baik, maka pertumbuhan ekonomi bisa terjaga dengan baik juga. 

Berikut ini beberapa hal tentang sistem ekonomi yang sudah dilansir dari berbagai sumber:

1. Jenis-jenis sistem ekonomi

  • Sistem ekonomi tradisional 
    Sistem ekonomi tradisional sebagai sistem paling konvensional dengan dua elemen utama di dalamnya yaitu menghargai tradisi dan minimnya jumlah limbah yang dihasilkan. Sistem ekonomi tradisional sendiri identik diterapkan di masyarakat pedesaan dengan hasil ekonomi berupa pertanian. 

Cara transaksi yang digunakan dengan cara bertukar barang sebab hasil dari alam dan tenaga manusia adalah modal utama di masyarakat saat itu. Dalam sistem ekonomi tradisional pemerintah tidak berhubungan langsung dalam aktivitas ekonomi. Ia hanya berperan sebagai penjaga ketertiban. Tujuan utama sistem ekonomi ini sendiri hanya sampai kepada kebutuhan sehari-hari masyarakatnya yang terpenuhi bukan mencari keuntungan. 

  • Sistem ekonomi campuran 
    Sistem ekonomi campuran atau dikenal juga dengan istilah dual economy sebab mengkombinasikan sistem ekonomi pasar dan komando. Hasilnya pemerintah dan pasar kemudian bekerja sama dalam mengelola sumber daya yang ada. Pemerintah mengakui hak milik perorangan dengan catatan tidak merugikan kepentingan umum. 

Pemerintah berperan dalam memberikan Batasan dan bisa melakukan investasi, pemerintah membuat perencanaan, peraturan dan kebijakan yang berkaitan dengan ekonomi. Persaingan kemudian terjadi di pasar dalam batas yang wajar dan bersih dimana pemerintah ikut melakukan pengawasan. 

  • Sistem ekonomi pasar
    Ekonomi pasar terlihat lebih identik dengan pasar bebas. Dalam sistem ini, organisasi yang dijalankan oleh masyarakat yang menentukan bagaimana perekonomian akan berjalan, bagaimana pasokan dihasilkan hingga tuntutan apa saja yang diperlukan. Faktanya, tidak ada satupun negara di dunia yang menerapkan sistem ini secara penuh. Keuntungan terbesar dari sistem pasar ini adalah terpisahnya pasar dan pemerintah. 
  • Sistem ekonomi sosialis 
    Sistem ekonomi jenis ini adalah sistem yang masyarakatnya memiliki kesetaraan dalam kepemilikan atas faktor produksi. Pemerintah juga berperan penuh dalam mengatur distribusi dan hasil produksi. Sistem ekonomi Di Indonesia sendiri terdapat satu bentuk ekonomi Pancasila yang berlandaskan kepada ideologi Pancasila dengan makna ekonomi demokrasi dan menganut asas kekeluargaan serta gotong royong dengan konsep dari, oleh dan untuk rakyat. 
  • Sistem ekonomi liberal 
    Sistem ekonomi liberal adalah sebuah sistem ekonomi yang dimana semua anggota masyarakat diberikan kebebasan oleh negara untuk melakukan kegiatan ekonomi. Oleh sebab itu, sistem ekonomi yang satu ini sering juga disebut dengan istilah sistem ekonomi kapitalis. Sistem ekonomi liberal bisa dibilang sebagai sistem ekonomi yang lebih mengutamakan untuk mendapatkan keuntungan, sehingga pengusaha akan selalu berusaha untuk selalu produktif agar keuntungan tetap terjaga. 
  • Sistem ekonomi kerakyatan 
    Sistem ekonomi kerakyatan adalah sistem ekonomi yang berlandaskan demokrasi ekonomi. Dengan kata lain, semua kegiatan ekonomi di bawah kendali setiap anggota masyarakat, sehingga kemakmuran dan kesejahteraan anggota masyarakat menjadi hal yang utama. Oleh sebab itu, sistem ekonomi ini sering disebut juga dengan nama ekonomi Pancasila. 
  • Sistem ekonomi komando 
    Sistem ekonomi komando memiliki sistem yang terpusat, dan terdominasi. Sebagian besar sistemnya akan dikendalikan oleh pemerintah yang terlibat dalam proses produksi mulai dari peralatan hingga ke fasilitasnya. Faktor dominasi sendiri jelas terlihat pada sumber daya berharga, karena sesuatu yang mampu menghasilkan keuntungan terbesar akan dikuasai oleh pemerintah dan sumber daya lainnya akan dikelola oleh rakyat. 
  • Sistem ekonomi kapitalis 
    Sistem jenis ini merupakan sistem yang memberikan kebebasan penuh pada semua orang untuk melakukan kegiatan ekonomi untuk memperoleh keuntungan. Setiap individu memiliki hak penuh untuk mengambil manfaat atas harta atau kekayaannya sebagai alat produksi dan berusaha. 

2. Ciri-ciri sistem ekonomi

  • Metode control atas faktor atau alat produksi 
    Metode-metode kontrol atas faktor dan alat produksi ini termasuk kepemilikan dan hak-hak properti atas alat-alat produksi yang menimbulkan klaim terhadap hasil produksi. Alat-alat produksi bisa dimiliki secara pribadi oleh negara, pengguna atau dimiliki bersama. 
  • Mekanisme koordinasi
    Mekanisme koordinasi ini menentukan bagaimana informasi diperoleh dan digunakan dalam mengambil keputusan. Dua bentuk koordinasi yang dominan adalah perencanaan dan pasar. Perencanaan bisa berupa desentralisasi atau tersentralisasi. Dan dua mekanisme koordinasi tersebut tidak saling eksklusif dan sering berdampingan. 
  • Sistem mengambil keputusan 
    Sistem pengambilan keputusan ini menentukan siapa yang berhak membuat keputusan atau kegiatan ekonomi. Agen ekonomi dengan kekuatan pengambilan bisa menandatangani kontrak yang mengikat satu sama lain. 
  • Bentuk organisasi 
    Ada dua bentuk dasar organisasi dalam sistem ekonomi yaitu pelaku dan pembuat aturan. Pelaku ekonomi meliputi rumah tangga, kelompok kerja dan tim produksi, perusahaan, usaha patungan dan kartel. 
  • Mekanisme pilihan publik 
    Mekanisme pilihan publik untuk pembuatan hukum, menetapkan aturan, norma dan standar, dan pemungutan pajak. Biasanya ini tanggung jawab negara, tetapi ada cara lain untuk pengambilan keputusan bersama yaitu melalui kamar dagang atau dewan pekerja. 
  • Sistem distribusi 
    Sistem distribusi mengalokasikan hasil dari kegiatan produksi yang didistribusikan sebagai pendapatan di antara organisasi ekonomi, individu, dan kelompok sistem masyarakat. Seperti pemilik property, pekerja atau negara. 

3. Fungsi sistem ekonomi

  • Sebagai pendorong untuk memproduksi barang.
  • Mengatur pembagian hasil produksi barang di seluruh anggota masyarakat.
  • Mengkoordinasi kegiatan setiap individu di dalam suatu perekonomian.
  • Menciptakan mekanisme agar proses distribusi barang dan jasa yang diproduksi bisa berjalan dengan baik. 

Itulah beberapa hal tentang sistem ekonomi yang mungkin kalian belum ketahui. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ekonomi perekonomian ekonomi indonesia produsen konsumen tips bisnis
Editor : Novita Sari Simamora
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top