Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Harga Properti Residensial Tumbuh 1,94 Persen di Triwulan III/2022

Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) meningkat 1,94 persen di triwulan III/2022 sejalan dengan inflasi bahan bangunan.
Afiffah Rahmah Nurdifa
Afiffah Rahmah Nurdifa - Bisnis.com 15 November 2022  |  18:24 WIB
Harga Properti Residensial Tumbuh 1,94 Persen di Triwulan III/2022
Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) meningkat 1,94 persen di triwulan III/2022 sejalan dengan inflasi bahan bangunan. Bisnis - Arief Hermawan P
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mengeluarkan hasil survei harga properti residensial (SHPR) pada triwulan III/2022 yang menunjukkan adanya tren perbaikan dan peningkatan di pasar primer secara tahunan.

Berdasarkan data terbaru Indeks Harga Properti Residensial (IHPR), peningkatan terjad sebesar 1,94 persen (year-on-year/yoy) yang menunjukkan peningkatan dari periode sebelumnta yakni 1,66 persen (yoy).

"Peningkatan harga properti residensial di pasar primer secara tahunan masih berlanjut hingga triwulan III 2022," kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono, dikutip Selasa (15/11/2022).

Adapun, kenaikan harga properti terjadi di seluruh tipe rumah, baik itu tipe kecil, menengah, dan besar. Kenaikan harga tertinggi terjadi pada tipe menengah sebesar 2,92 persen (yoy). Angka tersebut lebih tinggi dari triwulan sebelumnya yaitu 2,36 persen (yoy).

Di sisi lain, harga rumah kecil meningkat sebanyak 1,96 persen (yoy) yang meningkat dari periode sebelumya yakni sebesar 1,58 persen (yoy). Sementara, harga rumah besar meningkat 1,48 persen (yoy), lebih tinggi dari 1,35 persen (yoy) di triwulan II/2022.

Dari segi spasial atau lokasi, kenaikan harga rumah tertinggi terjadi di Kota Pekanbaru yaitu sebesar 4,55 persen (yoy), disusul Yogyakarta sebesar 4,51 persen (yoy) dan Pontianak sebesar 3,12 persen (yoy).

BI mencatat kenaikan IHPR Primer di triwulan III sejalan dengan laju inflasi bahan bangunan yang juga meningkat setiap kuartal.

Lebih lanjut, pada triwulan IV/2022, BI memperkirakan harga properti residensial primer akan meningkat secara terbatas sebesar 1,65 persen (yoy). Perlambatan ini akan terjadi di seluruh tipe rumah yang terjadi di berbagai kota besar, khususnya Manado dan Medan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

properti rumah harga properti Bank Indonesia
Editor : Hafiyyan
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top