Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Anak Usaha Krakatau Steel (KRAS) Raih 2 Penghargaan BILA 2022

Anak usaha PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. (KRAS), PT Krakatau Bandar Samudera, raih 2 penghargaan Bisnis Indonesia Logistics Award (BILA) 2022
Dany Saputra
Dany Saputra - Bisnis.com 09 November 2022  |  09:38 WIB
Anak Usaha Krakatau Steel (KRAS) Raih 2 Penghargaan BILA 2022
Kapal operasional PT Krakatau Bandar Samudera atau Krakatau International Port (KIP). Anak usaha PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. (KRAS) tersebut telah merealisasikan layanan bunkering BBM Low Sulphur Fuel OIL (LSFO) perdana di Selat Sunda pada Jumat (27/8 - 2021).
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Anak usaha PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. (KRAS), PT Krakatau Bandar Samudera, menyabet dua penghargaan pada Bisnis Indonesia Logistics Award 2022.

Dua kategori yang dimenangkan oleh operator pelabuhan terintegrasi Krakatau International Port itu yakni The Fast-Emerging Integrated Logistics Service Company of The Year, dan The Most Innovative CEO in Creating an Internarional Industrial Non-Container Hub Port in Indonesia. 

"Terima kasih kepada Bisnis Indonesia untuk inisiasi dan inovasi untuk memberikan award bagi bisnis logistik di Indonesia sehingga terus memberi semangat kepada stakeholdes untuk memberikan nilai tambah dan mendukung pemerintah dalam mengurangi biaya logistik nasional," terang Direktur Utama PT Krakatau Bandar Samudera M. Akbar Djohan, Selasa (8/11/2022). 

Berdasarkan keputusan tim juri, kecepatan anak usaha Krakatau Steel itu dalam mengintegrasikan layanan jasa kepelabuhanan dalam kurun waktu empat tahun menjadi salah satu faktor di balik pemberian penghargaan itu. 

Seperti diketahui, Krakatau International Port atau KIP mengintegrasikan layanan jasa kepelabuhanan yang meliputi custom clearance, cargo handling, logistics transportation, internal handling, dan warehouse management. 

Secara terpisah, Akbar menceritakan bahwa selama pandemi Covid-19 pada 2020 dan 2021, pendapatan perusahaan justru tumbuh rata-rata hingga di atas 10 persen.

"Resesi yang kemarin terjadi pada 2020-2021 itu luar biasa. Tetapi di pelabuhan kami ekosistemnya sangat mature jadi tidak terlalu terpengaruh karena pandemi," lanjut Akbar.

Sebagai anak usaha dari KRAS, yang merupakan industri terbesar baja, Akbar menyebut perusahaan memiliki pangsa pasar di Banten hingga sekitar 70 persen. Rata-rata komoditas yang diangkut pada pelabuhan terintegrasi itu yakni batu bara, makanan, dan kargo umum.

"Kami juga ingin menyampaikan bahwa pelabuhan di Banten sangat siap untuk menjadi pelabuhan penyangga khususnya untuk kargo curah," lanjutnya.

Sebelumnya, Krakatau International Port juga telah mengungkap rencana untuk mendukung pelabuhan besar lainnnya seperti Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. Lokasi pelabuhan kelolaan PT Krakatau Bandar Samudera itu dinilai strategis untuk bisa mengurangi kongesti di Tanjung Priok.

Apalagi, lanjut Akbar, Krakatau International Port terintegrasi dengan infrastruktur kereta api hingga Pelabuhan Tanjung Perak, Jawa Timur, serta jalan tol.

"Kami juga berada di lokasi Sunda Strait [Selat Sunda] di mana ada potensi 50.000 traffic potensi [kapal] lalu-lalang di sana," terangnya.

Untuk diketahui, kapasitas terpasang Krakatau International Port saat ini juga lebih dari Pelabuhan Tanjung Priok. Misalnya, kedalaman pelabuhan yakni -21 meter Low Wtaer Spring (LWS) atau lebih dalam dari Priok yakni hanya -14 meter LWS.

Dengan kedalaman tersebut, pelabuhan itu bisa menerima kapal berukuran besar dengan kapasitas 200.000 DWT.

Tidak hanya itu, kapasitas pelayanan di Krakatau International Port tercatat 25 juta ton per tahun. Pada 2021, pelabuhan melayani 16,8 juta ton muatan dry bulk, 2,8 juta ton general cargo, dan 0,5 juta ton liquid (cair). 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

krakatau steel kras logistik
Editor : Rio Sandy Pradana
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top