Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Otorita IKN Klaim 130 Perusahaan Menyatakan Minat Investasi

para investor nantinya akan ditawarkan paket-paket pekerjaan yang akan dikerjasamakan dengan pemerintah seperti jalan tol, bandar udara, hingga pusat keuangan.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 31 Oktober 2022  |  14:00 WIB
Otorita IKN Klaim 130 Perusahaan Menyatakan Minat Investasi
Kepala Badan Otorita IKN Nusantara Bambang Susantono memberikan sambutan dalam pembukaan Global Infrastructure Cooperation Conference (GICC) 2022 di Seoul pada 30-31 Agustus 2022. - dok. KBRI Seoul
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Otorita Ibu Kota Nusantara menyatakan sebanyak 130 perusahaan telah menyatakan minat untuk berinvestasi dalam proyek pembangunan ibu kota baru.

Kepala Otorita IKN Bambang Susantono menjelaskan setelah market sounding atau penjajakan pasar, pihaknya tengah melakukan pembicaraan lebih lanjut dengan para calon investor tersebut.

"Lumayan sih kermain dari yang saya dengar sampai per 2 hari lalu 130 itu yang kasih minat, minat ya," ujar Bambang saat ditemui di Jakarta, Jumat (28/10/2022).

Bambang menjelaskan investor-investor tersebut nanti juga akan ditawarkan skema investasi lainnya yakni dengan kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU) yang tengah disosialisasikan.

Menurutnya, para investor nantinya akan ditawarkan paket-paket pekerjaan yang akan dikerjasamakan dengan pemerintah seperti jalan tol, bandar udara, hingga pusat keuangan.

Dia mengungkapkan pihaknya juga masih mematangkan opsi-opsi yang menarik untuk ditawarkan kepada investor dalam skema KPBU tersebut.

"Kami terbuka kalau mau masuk KPBU bisa, kalau investasi jenis lain ya bisa juga," jelas Bambang.

Sebelumnya, Bambang mengatakan minat investasi untuk pembangunan IKN tercatat 25 kali lebih besar dari lahan yang disediakan pada tahap awal.

Dia menjelasksan pada tahap awal pihaknya telah menyediakan lahan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) seluas 921 hektare yang siap untuk digarap.

"[Ketersediaan lahan] dibandingkan yang minat itu, lebih banyak minatnya 25 kali. Artinya 25 kali lebih besar dari lahan yang tersedia," kata Bambang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IKN ibu kota negara Pemindahan Ibu Kota ibu kota Badan Otorita IKN
Editor : Muhammad Ridwan
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top