Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

WeWork Kantongi Pendapatan Rp12,6 Triliun pada Kuartal II/2022

WeWork memiliki empat lokasi co-working space di Jakarta, yaitu di gedung Noble House, Sinarmas MSIG Tower, Revenue Tower, dan Parc 18.
Afiffah Rahmah Nurdifa
Afiffah Rahmah Nurdifa - Bisnis.com 21 Oktober 2022  |  10:44 WIB
WeWork Kantongi Pendapatan Rp12,6 Triliun pada Kuartal II/2022
Suasana ruang kerja yang disewakan WeWork di Revenue Tower (Dok. WeWork)
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - WeWork, penyedia co-working space berbasis di New York, Amerika Serikat, melaporkan pendapatan sewa ruang bekerja per kuartal II/2022 mencapai US$815 juta atau setara dengan Rp12,6 triliun secara global.

General Manager, Australia and Southeast Asia at WeWork Balder Tol juga mencatat peningkatan okupansi hingga 72 persen dengan penjualan mencapai 73.000 persewaan di akhir periode kuartal ini. 

"Kami mengalami pertumbuhan pendapatan pada skala global sebesar 37 persen dari tahun ke tahun dan peningkatan 33 persen dalam keanggotaan fisik kami dari tahun ke tahun dan kami akhirnya kembali ke tingkat hunian prapandemi," kata Balder saat ditemui di WeWork Revenue Tower, Kamis (20/10/2022). 

Adapun, WeWork kini memiliki empat lokasi co-working space di Jakarta, yaitu di gedung Noble House, Sinarmas MSIG Tower, Revenue Tower, dan Parc 18. Secara keseluruhan, WeWork memiliki lebih dari 777 lokasi yang mencakup 150 kota dari 38 negara. 

Di berbagai lokasi tersebut, WeWork kini memiliki 658.000 anggota (tenant), di mana lebih dari 50 persen anggota merupakan perusahaan dari Fortune 100, seperti Citigroup, Google, Johnson & Johnson, Salesforce, Organon, dan American Chamber of Commerce Indonesia.

Balder mengatakan, tingkat hunian co-working space di Jakarta meningkat 34 poin (year-on-year/yoy) dan pendapatannya meningkat sekitar 19 persen dari tahun sebelumnya. 

"Jadi, menjadikan Jakarta sebagai salah satu pasar tercepat untuk rebound, jelas mengurangi beberapa pembatasan negara di pasar kami," jelasnya. 

Sepanjang tahun ini, WeWork menyadari peluang pendapatan baru, yakni dengan meluncurkan platform digital untuk manajemen ruang kerja. Para penyewa dapat mendaftarkan diri menjadi member dan booking tempat untuk bekerja di berbagai lokasi WeWork. 

Penyedia layanan ruang kerja ini menawarkan tiga opsi pembayaran. Pertama yaitu, pembayaran sesuai penggunaan atau pay as you go untuk karyawan. Kedua, all access, yaitu langganan bulanan yang memungkinkan anggota memiliki akses ke lokasi WeWork manapun di seluruh dunia.

Ketiga, ruang kantor khusus atau dedicated space, yaitu ruang kantor khusus untuk anggota WeWork dan terdiri dari produk satuan unit lantai beberapa lantai ataupun seluruh ruang kerja di gedung we Work. 

Di sisi lain, mengingat pandemi lalu, Balder mengatakan bahwa kondisi tersebut tentu menjadi tantangan tersendiri bagi perusahaan. Namun, di Jakarta pemulihan terlihat cukup cepat rebound dibandingkan dengan sebagian besar pasar Asia Tenggara lainnya. 

"Disitulah kami melihat dengan jelas potensi Jakarta. Saat ini, kami sangat fokus memastikan pengalaman member. Kami akan terus melihat peluang untuk berkembang tetapi saat ini fokus pada profitabilitas sebagai organisasi global," tandasnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

coworking space WeWork ruang kantor
Editor : Denis Riantiza Meilanova
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top