Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Bukan Resesi! Chatib Basri: Pertumbuhan Ekonomi RI Melambat 2023

Mantan Menkeu Chatib Basri memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia akan melambat pada 2023. Dampak resesi global?
Ni Luh Anggela
Ni Luh Anggela - Bisnis.com 11 Oktober 2022  |  15:22 WIB
Bukan Resesi! Chatib Basri: Pertumbuhan Ekonomi RI Melambat 2023
Mantan Menteri Keuangan M. Chatib Basri. - JIBI/Nurul Hidayat
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Mantan Menteri Keuangan RI Chatib Basri memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tumbuh di bawah 5 persen pada 2023, atau melambat dibandingkan tahun ini (year-on-year/yoy). 

“Tantangannya berat, tetapi bukan berarti kita akan mengalami pertumbuhan ekonomi negatif. Makanya terjadi perlambatan. Kalau kita biasa tumbuh di 5,2 persen, mungkin di 2023 kita akan tumbuh sedikit di bawah 5 persen,” kata Chatib Basri usai menghadiri acara BNI Investor Daily Summit 2022 di JCC Senayan, Jakarta, Selasa (11/10/2022).

Adapun, dia mengatakan risiko perlambatan tersebut mulai terlihat pada awal 2023. Di sisi lain, dia mengatakan Indonesia sebetulnya relatif lebih baik dibandingkan banyak negara di dunia, di tengah gejolak global saat ini.

Chatib menuturkan perlambatan ekonomi global bakal berdampak terhadap penurunan ekspor, termasuk Indonesia. Namun, karena share dari ekspor Indonesia terhadap PDB relatif kecil dan harga batu bara yang masih relatif baik, dia menyebutkan dampaknya sedikit terbatas.

Jika dibandingkan dengan negara-negara di kawasan Asia Tenggara, Singapura menjadi salah satu negara yang berisiko lantaran rasio ekspor ke PDB relatif besar.  

Selain Singapura, Thailand dan Malaysia juga menjadi salah satu negara yang berisiko. Sedangkan rasio ekspor Indonesia ke PDB hanya 25 persen

“Jadi secara relatif sebetulnya Indonesia stand out dibandingkan banyak negara di dunia,” ujarnya.

Adapun, Indonesia masih menargetkan pertumbuhan ekonomi di 5 persen pada tahun depan. Mengutip laman resmi Kementerian Keuangan, Selasa (11/10/2022), pemerintah memperkirakan pertumbuhan ekonomi dapat mencapai 5,3 persen di 2023.

Perkiraan tersebut dinilai cukup realistis dengan mempertimbangkan dinamika pemulihan dan reformasi struktural untuk mendorong kinerja perekonomian yang lebih akseleratif, namun di sisi lain tetap mengantisipasi risiko ketidakpastian yang masih membayangi kinerja perekonomian nasional ke depan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

chatib basri pertumbuhan ekonomi indonesia Resesi
Editor : Feni Freycinetia Fitriani
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top