Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Volume Lalu Lintas Waskita Toll Road Meningkat 28 Persen

Tahun ini, Waskita mendapatkan dana PMN sebesar Rp3 triliun akan digunakan untuk menyelesaikan 2 ruas tol Trans Sumatra dan Bocimi.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 06 Oktober 2022  |  18:37 WIB
Volume Lalu Lintas Waskita Toll Road Meningkat 28 Persen
Interchange di Jalan tol Kanci-Pejagan. Jalan tol ini dikelola oleh PT Semesta Marga Raya, anak usaha PT Waskita Transjawa Roll Road. Waskita Toll Road memiliki 39,49 persen saham WTTR per 1 April 2020. - wtr.co.id
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - PT Waskita Toll Road mencatatkan adanya peningkatan volume lalu lintas di seluruh jalan tol dengan kepemilikan mayoritas. Sepanjang periode kuartal III/2022, peningkatan tercatat sebesar 28 persen.

Sekretaris Perusahaan Waskita Toll Road Alex Siwu mengatakan seluruh ruas tol dengan kepemilikan mayoritas mengalami kenaikan, antara lain pada ruas tol Pemalang - Batang tumbuh 24 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, ruas Tol Becakayu tumbuh 54 persen, ruas Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi tumbuh 15 persen, ruas Tol Pasuruan - Probolinggo tumbuh 39 persen.

Alex menambahkan jalan tol lain yang mengalami peningkatan adalah ruas tol Kayu Agung-Palembang-Betung tumbuh 12 persen, serta ruas tol Krian - Legundi - Bunder - Manyar tumbuh 33 persen.

"Adapun ruas tol yang memiliki VLL tertinggi merupakan ruas tol Pemalang - Batang dengan total lebih dari 7 juta kendaraan yang melintas," ujarnya kepada Bisnis, Kamis (6/10/2022).

Hingga akhir tahun, lanjut Alex, perseroan optimistis dapat mencatatkan peningkatan volume lalu lintas yang lebih baik. Hal tersebut mengacu pada membaiknya mobilitas masyarakat pada akhir tahun.

Selain itu, Alex mengatakan beroperasinya sejumlah jalan tol baru pada akhir tahun menjadi kontributor peningkatan volume lalu lintas di jalan tol yang dioperasikan perseroan hingga sepanjang tahun nanti.

"Perseroan berharap volume lalu lintas ruas tol Waskita Toll Road pada akhir kuartal IV/2022 nantinya akan meningkat," ungkapnya.

SVP Corporate Secretary PT Waskita Karya (Persero) Tbk. Novianto Ari Nugroho menjelaskan pada 2021 pihaknya telah menerima PMN Rp7,9 triliun untuk percepatan penyelesaian 7 ruas tol di Jawa dan Sumatera.

Ketujuh ruas tol tersebut antara lain adalah Ruas Tol Kayu Agung- Palembang-Betung Tahap 2 sepanjang 69,19 km. Ruas Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu Seksi Koneksi Wiyoto Wiyono dan 2A Ujung sepanjang 4,88 km yang di mana minggu lalu baru saja mengoperasikan 3 jalur tambahan yaitu On Ramp Prumpung, On Ramp Casablanca, dan Seksi 1A Koneksi Jalan Tol Wiyoto Wiyono sisi Timur.

Ruas Tol Cimanggis-Cibitung Seksi 2A sepanjang 3,4 km, Tol Ciawi-Sukabumi Seksi 2 sepanjang 11,9 km, Tol Krian-Legundi-Bunder-Manyar Seksi 4 sepanjang 9,29 km, Tol Pasuruan-Probolinggo Seksi 4 sepanjang 12,45 km, Tol Pejagan-Pemalang sepanjang 57,5 km yang saat ini sepenuhnya telah beroperasi.

Untuk rencana dana PMN 2022, Waskita akan mendapatkan alokasi sebesar Rp3 triliun. Guna menjaga komposisi kepemilikan saham antara pemerintah dan publik setelah diterimanya PMN, Waskita akan melaksanakan aksi korporasi Rights Issue dengan target perolehan sebesar Rp980 miliar.

“Dana PMN sebesar Rp3 triliun akan digunakan untuk menyelesaikan 2 ruas tol yaitu, Ruas Tol Kayu Agung-Palembang-Betung Tahap II Rp2 triliun dan Ruas Tol Ciawi-Sukabumi (Bocimi) Seksi 3 sebesar Rp1 triliun. Sementara target perolehan dana rights issue sebesar Rp980 miliar, rencananya akan digunakan untuk tambahan modal kerja proyek infrastruktur strategis lainnya yang sedang dikerjakan oleh Waskita," ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Editor : Kahfi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top