Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Duh, Cuitan Elon Musk Soal Perdamaian Ukraina-Rusia Bikin Geram Zelensky

Cuitan Elon Musk di Twitter soal perdamaian Rusia-Ukraina memicu keributan di Twitter hingga Presiden Volodymyr Zelensky merespons.
Asahi Asry Larasati
Asahi Asry Larasati - Bisnis.com 04 Oktober 2022  |  18:13 WIB
Duh, Cuitan Elon Musk Soal Perdamaian Ukraina-Rusia Bikin Geram Zelensky
CEO Tesla Elon Musk. - Bloomberg
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Chief Executive Officer Tesla Elon Musk kembali mencuri perhatian masyarakat melalui cuitan di akun Twitter pribadinya dengan mencari solusi perdamaian antara Ukraina dan Rusia.

Namun, unggahan tersebut justru memancing kemarahan orang-orang Ukraina yang mencetak Ukraina untuk mencari solusi yang dinegosiasikan bagi invasi oleh Rusia dan guna menyerahkan Krimea untuk selamanya.

Dilansir dari Bloomberg pada (4/10/2022) Musk memposting jajak pendapat di Twitter yang meminta warga wilayah pendudukan di Ukraina timur yang baru-baru ini dianeksasi Kremlin, ditambah Krimea yang diambil Moskow pada 2014, untuk memutuskan apakah mereka ingin tinggal di Rusia atau Ukraina.

Jajak pendapat tersebut diposting saat Ukraina, Eropa, dan Amerika Serikat (AS) mengecam langkah Presiden Rusia Vladimir Putin yang mencaplok empat wilayah Ukraina dan menyatakannya sebagai wilayah Rusia.

"Rusia melakukan mobilisasi parsial. Mereka melakukan mobilisasi penuh jika Krimea dalam bahaya. Akan ada korban jiwa yang luar biasa di kedu abelah pihak. Rusia juga memiliki lebih dari 3 kali populasi Ukraina, jadi kemenangan bagi Ukraina tidak mungkin terjadi jika ada perang total. Jika Anda peduli dengan rakyat Ukraina, carilah perdamaian," jelas Musk di akun Twitter-nya (@elonmusk), Senin (3/10/2022).

Musk berpendapat orang-orang yang tinggal di Donbas dan Krimea harus memutuskan apakah mereka merupakan bagian dari Rusia atau Ukraina.

Di unggahan lainnya, Musk menyerukan referendum palsu yang dilakukan oleh Rusia di daerah-daerah pendudukan yang menyebabkan Putin mengizinkan pencaplokan mereka untuk dilakukan kembali di bawah pengawasan PBB. Dia juga mengatakan Krimea harus secara resmi menjadi bagian dari Rusia. Di Ukraina, dia mengatakan harus tetap netral.

Cuitan Musk tersebut lantas mendapat tanggapan dari Presiden Volodymyr Zelensky, dengan balasan pendapatnya sendiri ke Twitter menanyakan pengikutnya apakah mereka lebih suka Elon Musk yang mendukung Ukraina atau Rusia.

“@elonmusk mana yang lebih Anda sukai?” cuit Zelensky di akun Twitter-nya @ZelenskyyUa.

Tweet tersebut disertai dua pilihan jajak pendapat: Elon Musk yang mendukung Ukraina dan Elon Musk yang mendukung Rusia.

Sementara itu, Penasihat kepala staf presiden Ukraina Mykhailo Podolyak mengungkapkan bahwa rencana perdamaian yang lebih baik juga mencakup pembebasan wilayah, termasuk Krimea.

Guna meredakan ketegangan, Elon Musk kemudian memberika klarifikasi bahwa ia tetap mendukung Ukraina, namun tetap teguh pada pendapatnya.

“Saya masih sangat mendukung Ukraina, tetapi saya yakin bahwa eskalasi perang besar-besaran akan menyebabkan kerugian besar bagi Ukraina dan mungkin dunia,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

elon musk Volodymyr Zelensky Ukraina Perang Rusia Ukraina twitter
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top