Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Cukai Naik, Petani Khawatir Ditekan Pabrik Rokok

Rencana kenaikan tarif cukai hasil tembakau (CHT) membuat petani tembakau terimbas dari harga jual hingga beban produksi.
Lukman Nur Hakim
Lukman Nur Hakim - Bisnis.com 01 Oktober 2022  |  11:33 WIB
Cukai Naik, Petani Khawatir Ditekan Pabrik Rokok
Petani mengangkat tembakau yang telah dijemur di Desa Banyuresmi, Sukasari, Kabupaten Sumedang, Senin (20/6/2022). Bisnis - Rachman
Bagikan

Bisnis.com, TEMANGGUNG - Petani tembakau asal Temanggung, Jawa Tengah, Suyadi khawatir pabrik rokok menekan harga cengkeh dan tembakau karena ada penaikan tarif cukai hasil tembakau.

Rencana kenaikan tarif cukai hasil tembakau (CHT) menyentuh angka Rp 245,4 triliun pada rancangan anggaran pendapatan dan belanja (RAPBN) tahun 2023 atau naik 11,6 persen.

Dengan rencana kenaikan tersebut, seakan membuat petani tembakau menjadi linglung. Terlebih, dengan cuaca yang kurang mendukung pada musim panen tahun ini membuat efek dari rencana kenaikan tersebut mencekik para petani tembakau.

Suyadi, salah satu petani tembakau mengatakan bahwa rencana kenaikan CHT tentu akan berimbas kepada beban petani tembakau. Bukan hanya beban petani, imbas CHT nantinya akan membuat pabrik rokok akan menekan pembelian cengkeh dan tembakau demi keberlangsungan bisnis mereka.

“Terkait dengan kenaikan cukai itu berimbas pada petani juga karena beban perpajakan kita kirim ke gudang juga kena pajak terus saya kira pabrikan pun demikian, karena cukai naik maka yang ditekan itu dari bahan baku diantaranya cengkeh dan tembakau,” tutur Suyadi saat ditemui di rumahnya di Desa Legoksari, Temanggung, Jawa Tengah, Jumat (30/9/2022).

Suyadi juga mengeluhkan bahwa cuaca saat ini yang tidak mendukung justru membuat petani tembakau menangis karena harga per kilogram tembakau pada kisaran Rp40.000-60.000 saja.

Padahal, Suyadi mengatakan bahwa jika cuaca mendukung petani tembakau bisa menjual tembakau pada kisaran Rp100.000 bahkan diatas tersebut per kilogramnya.

Dengan harga tembakau yang turun dan rencana kenaikan CHT, Suyadi juga menyenggol terkait dengan harga yang akan dipatok oleh pabrik pembuat rokok. Dirinya menjelaskan bahwa pabrik tentu akan menekan harga dari tembakau untuk membuat roda bisnis mereka tetap berjalan.

“Dengan kenaikan cukai saya kira dari pabrikan pasti menekan harga bahan dasar tembakau dan cengkeh, dan ini memang sudah sewajarnya,” pungkas Suyadi

Dengan adanya ketiga faktor tersebut, Suyadi mengatakan bahwa harapan dia agar rencana kenaikan CHT tidak jadi direalisasikan oleh pemerintah agar tidak membuat petani terinjak

“Saya kira dengan yang bisa saya sampaikan keluhan dari petani itu cukai jangan terlalu dinaik-naikan karena imbasnya ke petani. Kita jual tembakau saja sudah kena beban pajak,” tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Petani Tembakau pabrik rokok cukai hasil tembakau
Editor : Novita Sari Simamora
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top