Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kawasan Religi Pura Agung Besakih Bali Ditarget Rampung Akhir Tahun

Pura Agung Besakih di Bali merupakan pusat peribadatan umat Hindu terbesar dan paling suci, sehingga perlu dilakukan penataan di kawasan sekitar.
Afiffah Rahmah Nurdifa
Afiffah Rahmah Nurdifa - Bisnis.com 18 September 2022  |  16:05 WIB
Kawasan Religi Pura Agung Besakih Bali Ditarget Rampung Akhir Tahun
Umat Hindu menggelar upacara di Pura Besakih yaitu Pura yang berada di kaki Gunung Agung, Karangasem, Bali, Selasa (19/9). - ANTARA/Nyoman Budhiana
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA -- Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR melaporkan progres penataan kawasan Pura Agung Besakih di Karangasem Bali sebagai pusat peribadatan umat Hindu di Bali sekaligus destinasi wisata kelas dunia.

Direktur Bina Penataan Bangunan Kementerian PUPR Boby Ali Azhari menjelaskan penataan kawasan cagar budaya tersebut telah dimulai sejak Agustus 2021 lalu dan dicanangkan akan selesai pada Desember 2022.

"Penataan Kawasan Pura Agung Besakih dilakukan dengan mekanisme rancang dan bangun (design and build) menggunakan APBN sebesar Rp378,4 miliar. Progres fisik saat ini mencapai 54,3 persen," kata Boby dalam keterangannya, dikutip pada Minggu (18/9/2022).

Dengan dana tersebut, penataan kawasan dilakukan oleh kontraktor pelaksana yaitu PT Pembangunan Perumahan (PP) dan PT Ciriajasa Cipta Mandiri selaku konsultan Manajemen Konstruksi dengan skema Multi Years Contract (MYC) 2021-2022.

Sebagai informasi, Pura Agung Besakih merupakan pura terbesar dan paling suci di Bali. Pura tersebut juga merupakan pusat pelayanan spiritual utama bagi umat Hindu di Bali bahkan di Indonesia untuk bersembahyang.

Adapun lokasinya berada di kaki Gunung Agung di Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem. Perpaduan lansekap dan arsitektur bangunan pura yang indah juga menjadikan Kawasan Pura Agung Besakih sebagai salah satu destinasi wisata kelas dunia.

Sebelumnya, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa pekerjaan fisik penataan kawasan tersebut tidak akan menyentuh area bangunan utama Pura Besakih yang digunakan untuk tempat ibadah.

Pihaknya menata kawasan tersebut guna meningkatkan kenyamanan pengunjung yang beribadah dan berwisata. Pasalnya, Menteri Basuki medapat informasi bahwa ketika berlangsung upacara besar, kondisinya begitu ramai.

"uUntuk itu akan dibuat alur masuk dan keluar yang berbeda, sehingga tidak ada penumpukan, termasuk sirkulasi jalan untuk kendaraan akan diatur," ujar Basuki.

Adapun penataan yang dikerjakan meliputri dua area yaitu Area Manik Mas dan Area Bencingah. Penataan di Area Manik Mas meliputi gedung parkir 5 lantai, 20 unit kios besar, 36 unit kios kecil, Bale Pesandekan, Pura Melanting, bangunan Anjung Pandang, toilet, dan jalan akses.

Sementara itu, penataan Area Bencingah meliputi pembangunan 194 unit kios besar, 140 unit kios kecil, Bale Pesandekan, Bale Gong, Pelataran, area bermain anak, toilet dan area parkir.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

besakih Kementerian PUPR pupr wisata Pariwisata
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top