Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ekonomi Global tak Pasti, Industri Manufaktur RI Positif Hingga Agustus 2022

Data pemerintah mencatat geliat industri manufaktur RI hingga Agustus 2022 masih bagus di tengah ketidakpastian ekonomi global
Rahmad Fauzan
Rahmad Fauzan - Bisnis.com 18 September 2022  |  14:03 WIB
Ekonomi Global tak Pasti, Industri Manufaktur RI Positif Hingga Agustus 2022
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Data pemerintah mencatat geliat industri manufaktur RI hingga Agustus 2022 masih bagus di tengah ketidakpastian ekonomi global yang diakui terus membayangi perekonomian nasional.

Menurut data Kementerian Perindustrian (Kemenperin), kinerja bagus industri manufaktur terlihat dari naiknya nilai ekspor produk di sektor itu sebesar 24,03 persen secara tahunan pada periode Januari - Agustus 2022.

"Kinerja ekspor dari sektor industri manufaktur terus melambung, meskipun berada di tengah risiko ketidakpastian kondisi global yang membayangi ekonomi nasional," kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang, Minggu (18/9/2022).

Secara akumulatif, industri manufaktur mencatatkan nilai ekspor mencapai US$139,23 miliar pada periode Januari - Agustus tahun ini. Berkontribusi 71,55 persen terhadap total nilai ekspor nasional yang mencapai US$194,60 miliar.

Beberapa komoditas di industri manufaktur yang memiliki performa impresif di antara turunan nikel pada Januari-Agustus 2022 yang mencapai USD12,35 miliar.

Tumbuh hingga 263 persen jika dibandingkan dengan tahun 2019, sebelum pemerintah memberlakukan larangan ekspor bijih nikel, yakni hanya mencapai US$3,40 miliar.

"Oleh karena itu, pemerintah terus memacu tumbuhnya industri smelter yang terbukti memberikan multiplier effect yang luas bagi perekonomian nasional," sambung Agus.

Komoditas industri manufaktur lain yang memiliki performa apik adalah minyak kelapa sawit, besi baja, peralatan listrik, serta kendaraan dan bagiannya.

Sampai dengan saat ini, sambung Agus Kementerian Perindustrian fokus memacu hilirisasi industri berbasis agro, bahan tambang mineral, serta migas dan batubara.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

manufaktur ekonomi global industri manufaktur basis industri manufaktur
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top