Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Investasi Sektor Mamin Tahun Ini Tembus Rp65 Triliun, Ini Sebabnya

Pelaku industri makanan dan minuman (mamin) Tanah Air optimistis investasi di sektor tersebut tahun ini bisa melampaui angka rerata Rp65 triliun.
Adhi S. Lukman, Ketua Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (Gapmmi)./Antara
Adhi S. Lukman, Ketua Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (Gapmmi)./Antara

Bisnis.com, JAKARTA -- Pelaku industri makanan dan minuman (mamin) Tanah Air optimistis investasi di sektor tersebut tahun ini bisa melampaui angka rerata realisasi tahunan sektor tersebut senilai Rp65 triliun.

Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman (GAPMMI) Adhi Lukman mengatakan target optimistis tersebut mengacu kepada realisasi investasi di sektor mamin pada semester I/2022 yang sudah mencapai Rp43 triliun.

"Kalau semester I/2022 sudah mencapai US$43 triliun, kami optimistis harusnya otomatis tahun ini realisasi investasi lebih dari Rp65 triliun, baik dari skema PMDN maupun PMA" ujar Adhi di Jakarta, Selasa (30/8/2022).

Untuk realisasi dari skema penanaman modal dalam negeri (PMDN), lanjutnya, investasi di sektor mamin nasional tahun ini sudah mencapai angka Rp24 triliun.

Realisasi tersebut sekitar 65 persen dari realisasi sebelum pandemi Covid-19 pada 2019 dengan capaian investasi tahunan di industri makanan dan minuman senilai Rp36,9 triliun.

Sementara untuk penanaman modal asing (PMA), realisasi investasi sektor mamin Indonesia semester I/2022 tercatat sedikit turun dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Total realisasi investasi sektor mamin pada paruh pertama tahun ini senilai US$,1,2 miliar. Turun dari periode yang sama tahun lalu dengan capaian realisasi senilai US$1,5 miliar.

Kendati demikian, jelas Adhi, realisasi investasi keseluruhan di sektor mamin tercatat cukup impresif. Menurutnya, hal tersebut dipengaruhi oleh permintaan pasar mamin domestik yang tinggi.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Rahmad Fauzan
Editor : Pandu Gumilar
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper