Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kemendag Catat Ada Lonjakan Harga untuk 2 Bahan Pangan Ini, Apa Saja?

Kementerian Perdagangan mencatat telur ayam dan tepung terigu mengalami kenaikan harga signifikan menjelang akhir Agustus 2022.
Annasa Rizki Kamalina
Annasa Rizki Kamalina - Bisnis.com 25 Agustus 2022  |  13:06 WIB
Kemendag Catat Ada Lonjakan Harga untuk 2 Bahan Pangan Ini, Apa Saja?
Pedagang menata telur di Pasar Benhil, Jakarta, Senin (13/4/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Perdagangan mencatat terdapat kenaikan harga untuk dua jenis komoditas pangan, yaitu telur ayam dan tepung terigu pada penghujung Agustus 2022.

Plt Direktur Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting Kemendag Isy Karim menyampaikan per 24 Agustus 2022, komoditas pertama yang mengalami kenaikan signifikan adalah telur ayam ras sebesar 5,80 persen menjadi Rp31.000 per kilogram (kg)

“Kenaikan harga telur ayam ras disebabkan oleh supply yang belum normal akibat dari afkir dini saat harga jatuh pada periode Februari-Maret yang dilakukan peternak untuk mengurangi beban produksi dan kerugian,” ujarnya, Rabu (24/8/2022).

Dia mengatakan bahwa butuh waktu beberapa bulan untuk pemenuhan kembali stok telur untuk mencapai performa optimal. Sementara bila melihat dari sisi permintaan, kenaikan permintaan karena bansos (bantuan sosial) serentak ikut mendorong kenaikan harga telur ayam.

Komoditas kedua yang mengalami kenaikan signifikan yaitu tepung terigu sebesar 3,33 persen menjadi Rp12.400/kg. Sebelumnya harga tepung terigu stabil di Rp12.000/kg.

“Kenaikan harga tepung terigu akibat transmisi harga gandum internasional yang melonjak tajam sepanjang semester pertama 2022,” lanjutnya.

Saat ini berdasarakan catatan Kemendag, stok indikatif tepung terigu sebanyak 986.000 ton sementara kebutuhan per bulan sebanyak 580.000 ton. Artinya stok tersebut memiliki ketahanan kurang lebih 1,7 bulan.

Kemendag memproyeksikan harga tidak akan naik terlalu tajam mengingat pasokan gandum dunia cenderung meningkat akibat pasokan Ukraina mulai keluar pasca kesepakatan antara Ukraina, Rusia, Turki, dan PBB tentang ekspor gandum.

Adanya panen raya di beberapa negara, Rusia, China, Australia, dan Kanada, juga mengurangi kekhawatiran akan lonjakan harga tepung terigu.

Saat ini Kemendag mencatat harga gandum internasional sebesar US$296/ton atau setara dengan Rp4.407/kg denga paritas impor Rp7.239 per kg.

Sebelumnya pada bulan lalu, cabai dan bawang merah menjadi dua komoditas yang harganya naik signifikan. Bahkan cabai merah menyumbang inflasi Juli 2022 sebesar 0,15 persen.

Secara umum, harga barang kebutuhan pokok lainnya tercatat stabil, komoditas seperti cabai bahkan tercatat mengalami penurunan 18,94 persen - 20,05 persen menjadi Rp.58.200/kg - Rp.61.800/kg dibandingkan bulan lalu. Sementara bawang merah turun 35,06 persen dibanding bulan lalu dengan rata-rata harga masih di Rp37.600/kg.

“Diprediksi tren penurunan ini akan masih belangsung dalam beberapa waktu ke depan efek dari pasokan yang mulai pulih imbas panen di daerah sentra,” ujar Isy.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

telur harga pangan tepung terigu kemendag
Editor : Amanda Kusumawardhani
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top