Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Dapat Anggaran Rp125,2 triliun, Ini Agenda Kerja Kementerian PUPR

Kementerian PUPR mendapatkan tambahan anggaran pada tahun depan senilai Rp27,1 triliun.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 16 Agustus 2022  |  18:54 WIB
Dapat Anggaran Rp125,2 triliun, Ini Agenda Kerja Kementerian PUPR
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono meninjai pembangunan proyek Jalan Tol Yogyakarta-Bawen pada Sabtu (13/8 - 2022) / Dok. Kementerian PUPR.
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) masih menjadi kementerian/lembaga dengan alokasi anggaran terbesar kedua pada tahun depan dengan mendapatkan alokasi senilai Rp125,2 triliun untuk melanjutkan sejumlah program pembangunan infrastruktur.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono memaparkan alokasi anggaran kementeriannya telah mengalami perubahan dari pagu indikatif yang sebelumnya ditetapkan sebesar Rp98,2 triliun. Total anggaran tambahan yang diterima Kementerian PUPR pada tahun depan senilai Rp27,1 triliun.

"Pada 2023, pagu PUPR sudah termasuk IKN sebesar Rp20,8 triliun. Total IKN untuk prasarana dasar di KIPP itu Rp43 triliun dari 2022--2024, pada 2022 dibutuhkan Rp5,4 triliun, dan 2023 Rp20,8 triliun dan sisanya pada 2024," ujarnya Basuki dalam Konferensi Pers: Nota Keuangan & RUU APBN 2023, Selasa (16/8/2022).

Basuki menjelaskan, selain pembangunan IKN, pada 2023 pihaknya akan kembali melanjutkan penyelesaian target capain pembangunan infrastruktur seperti pembangunan jalan tol, bendungan, dan perumahan.

Untuk pembangunan jalan tol pada 2023, pemerintah akan menyelesaikan pembangunan jalan tol sepanjang 297 km dengan target penyelesaian 12 ruas jalan tol guna mencapai rencana strategis nasional jalan hingga 2024 sepanjang 1.565 km.

Ruas jalan tol yang ditargetkan selesai pada 2023 di antaranya adalah Jalan Tol Japek II Selatan Paket 3 19,4 km, Jalan Tol Kayuagung-Palembang-Betung seksi 2 dan 3 sepanjang 69,2 km, Jalan Tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat Seksi 3 dan 4 sepanjang 58 km, Jalan Tol Pasuruan-Probolinggo Seksi 4 sepanjang 8 km.

Basuki melanjutkan, untuk target pembangunan di sektor sumber daya air, pemerintah akan menyelesaikan pembangunan 13 bendungan untuk mengejar target penyelesaian total 61 bendungan pada 2024. Selain itu, Kementerian PUPR akan membangunan jaringan irigasi seluas 6.900 hektare pada 2023.

Sementara itu, Kementerian PUPR juga akan membangun 4.575 unit rumah susun, 3.360 unit rumah khusus, 27.825 unit bantuan rumah swadaya. Pemerintah juga akan menyalurkan bantuan pembiayaan perumahan melalui FLPP untuk 220.000 unit, SBUM 220.000 unit, SSB 754.004 unit, dan Tapera 54.924 unit.

"Tahun depan dilaokasikan di bendahara umum negara Rp34,2 triliun, jadi selain APBN PUPR sebesar 125,2 triliun, PUPR juga diberi tanggung jawab untuk pembangunan rumah subsidi sebesar Rp34,2 triliun yang dikelola oleh BUN," ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kementerian PUPR Menteri PUPR pupr infrastruktur proyek infrastruktur pembiayaan infrastruktur
Editor : Kahfi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top