Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Beroperasi 2023, Ini 6 Fakta Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Rangkaian kereta cepat Jakarta-Bandung telah dikirimkan dari China ke Indonesia pada Jumat (5/8/2022). Berikut ini 6 fakta Kereta Cepat Jakarta-Bandung.
1

Presiden Xi Jinping Beri Jaminan

Rangkaian Electric Multiple Unit (EMU) atau kereta untuk proyek Kereta Cepat Jakarta  Bandung (KCJB) mulai dikirim dari China ke Indonesia pada Jumat (5/8 - 2022) / Dok. KCIC
Rangkaian Electric Multiple Unit (EMU) atau kereta untuk proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) mulai dikirim dari China ke Indonesia pada Jumat (5/8 - 2022) / Dok. KCIC
Bagikan

3. Beroperasi Juni 2023

Proyek kereta cepat ini dipastikan untuk menyelesaikan seluruh kegiatannya terutama menghadapi G20 dan target operasi pada Juni 2023.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menjelaskan bahwa proyek ini merupakan wujud persahabatan Indonesia – China yang selalu dibahas dalam pertemuan kedua negara. Dia pun berharap dukungan dari banyak pihak agar proyek KCJB ini berjalan dengan baik dan berkelanjutan.

"Ditargetkan, pada November 2022 mendatang atau bertepatan dengan penyelenggaraan Presidensi G20, KCJB sudah menjalani tes dinamis," ujarnya saat menghadiri kegiatan Penyelesaian Manufaktur EMU Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung secara daring, Jumat (5/8/2022).

4. Teknologi canggih

Menhub menjelaskan, KCJB mengadopsi teknologi tinggi yaitu Grade of Automation atau GOA Level 1. Selain itu juga memiliki desain yang ramping sehingga dapat mendukung akselerasi atau kecepatan dari kereta tersebut yang bisa mencapai 350 km per jam. Nantinya, KCJB akan melayani sebanyak 68 perjalanan setiap harinya dan berhenti di lima stasiun.

Dengan demikian, waktu tempuh Jakarta–Bandung hanya membutuhkan waktu 36 menit-45 menit atau lebih singkat dibandingkan waktu tempuh sebelumnya yang bisa mencapai 2,5 jam untuk sampai tujuan.

5. Tarif kereta cepat

Nantinya, tarif Kereta Cepat Jakarta-Bandung akan dikenakan tarif sekitar Rp250.000 sampai dengan Rp350.000. Kisaran tarif akan disesuaikan dengan kelas pelayanan yang terbagi pada delapan rangkaian kereta untuk total kapasitas 601 pelanggan.

Kelas layanan yang ada terbagi menjadi VIP Class untuk 18 pelanggan, First Class 28 pelanggan, dan Second Class 555 pelanggan. KAI menyebut saat ini besaran tarif antara Rp250.000 - Rp350.000 masih terus dikaji dari berbagai aspek.

5. Biaya bengkak

Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) menyebut nilai pembengkakan biaya atau cost overrun proyek Kereta Cepat yang sudah ditemukan mencapai US$1,176 miliar, atau setara dengan Rp16,8 triliun.

Hasil temuan tersebut sudah diserahkan kepada Kementerian BUMN pada Maret 2022. Berdasarkan catatan Bisnis, biaya awal pembangunan Kereta Cepat ini sebesar US$6,07 miliar atau sekitar Rp86,5 triliun.

Sebelumnya, Deputi Bidang Koordinasi Pengembangan Wilayah dan Tata Ruang Kemenko Perekonomian Wahyu Utomo mengatakan persoalan cost overrun proyek kereta cepat masih terus dibahas. Pasalnya, China Development Bank (CDB) meminta Indonesia ikut turun tangan membiayai cost overrun proyek Kereta Cepat.

6. Presiden Xi Jinping beri jaminan

Presiden China Xi Jinping lewat perwakilan perusahaan China Railway memberikan jaminannya untuk kelancaran proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) agar bisa rampung sesuai dengan target.

Hal tersebut disampaikan oleh China Railway International Co (CRIC) Gao Feng yang mengatakan bahwa Presiden China Xi Jinping telah meminta CRIC menjamin proyek kereta cepat Jakarta Bandung (KCJB) dikerjakan dengan lancar.

Seperti diketahui, selama ini, CRIC merupakan salah satu mitra PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) dalam proyek pembangunan KCJB.

"Presiden Xi Jinping telah meminta agar proyek KCJB dikerjakan sesuai dengan yang direncanakan,” kata Gao Feng dalam acara pengiriman perdana EMU Kereta Cepat Jakarta-Bandung secara daring, Kamis (5/8/2022).

Gao Feng pun menjelaskan proyek pembangunan KCJB menjadi kesepakatan penting yang dicapai antara Indonesia dan China. Terutama dengan CRIC sebagai pemasok industri kereta cepat.

Guna menindaklanjuti dan memastikan kelancaran proyek ini, dia memaparkan telah membentuk tim kerja yang paling elit dengan semua sumber daya yang paling baik untuk menciptakan standar mutu tertinggi, juga melakukan pengelolaan yang paling ketat.

2 dari 2 halaman

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kereta Cepat proyek kereta cepat jakarta-bandung KCIC
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bagikan

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top