Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

The Fed Kerek Suku Bunga 75 Basis Poin, Ada Sinyal Naik Lagi di September 2022

Gubernur The Fed Jerome Powell memberikan sinyal kenaikan suku bunga lagi pada pertemuan The Fed berikutnya September nanti, tergantung data ekonomi.
Farid Firdaus
Farid Firdaus - Bisnis.com 28 Juli 2022  |  02:47 WIB
The Fed Kerek Suku Bunga 75 Basis Poin, Ada Sinyal Naik Lagi di September 2022
Gubernur The Fed Jerome Powell - Bloomberg
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Bank Sentral Amerika Serikat Federal Reserve menaikkan suku bunga sebesar 75 basis poin untuk bulan kedua berturut-turut dan Gubernur The Fed Jerome Powell memberikan sinyal kenaikan lagi pada pertemuan The Fed berikutnya September nanti.

Mengutip Bloomberg, Kamis (28/7/2022) para pembuat kebijakan The Fed menghadapi tekanan inflasi terpanas dalam 40 tahun sehingga menaikkan target suku bunga (fed funds rate/FFR) pada Rabu (27/7/2022) ke kisaran 2,25 persen hingga 2,5 persen.

Kenaikan suku bunga tersebut membuat kenaikan kumulatif selama Juni-Juli 2022 menjadi 150 basis poin, paling tinggi sejak era pertarungan harga masa kepemimpinan Paul Volcker di awal 1980-an.

“Sementara peningkatan besar yang luar biasa lainnya mungkin sesuai pada pertemuan kami berikutnya, itu akan tergantung pada data antara sekarang dan nanti,” kata Powell dalam konferensi pers setelah pertemuan The Fed selama dua hari di Washington.

Powell mengatakan The Fed juga akan memperlambat laju kenaikan di beberapa titik. Selain itu, dia mengatakan para pejabat akan menetapkan kebijakan berdasarkan pertemuan demi pertemuan daripada menawarkan panduan eksplisit tentang ukuran pergerakan suku bunga berikutnya, seperti yang telah dia lakukan baru-baru ini.

Komentar itu memicu reli di saham AS saat Powell berbicara, dengan imbal hasil obligasi AS jatuh bersama dengan dolar.

“Sementara banyak yang khawatir bahwa ekonomi di ambang resesi, pejabat Fed melihat gelas setengah penuh, dengan pasar tenaga kerja yang kuat memungkinkan ekonomi untuk menahan pengetatan moneter yang cepat. kami berpikir ada sedikit kemungkinan bahwa Fed akan menghentikan kenaikan suku bunganya akhir tahun ini, seperti yang diperkirakan pasar saat ini,” kata analis Bloomberg Anna Wong, Yelena Shulyatyeva, Andrew Husby dan Eliza Winger.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

suku bunga the fed jerome powell Kebijakan The Fed ekonomi as federal reserve

Sumber : Bloomberg

Editor : Farid Firdaus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top