Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Apa Kabar Proyek Tol Solo-Yogyakarta-Bandara? Begini Perkembangannya

Kementerian PUPR berupaya mendorong percepatan pembangunan proyek jalan tol Solo-Yogyakarta-Yogyakarta International Airport Kulon Progo.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 27 Juli 2022  |  17:52 WIB
Apa Kabar Proyek Tol Solo-Yogyakarta-Bandara? Begini Perkembangannya
Ilustrasi Pembangunan Jalan Tol. Bisnis - Nurul Hidayat
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Progres pembangunan jalan tol yang akan menghubungkan antara Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah yakni Jalan Tol Solo-Yogyakarta-Yogyakarta International Airport Kulon Progo hingga saat ini masih terus dikebut.

Dikutip dalam laman resmi Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pada Rabu (27/7/2022), pelaksanaan konstruksi sudah memasuki pengerjaan Seksi 1 ruas Kartosuro - Purwomartani sepanjang 42,38 kilometer (KM) terbagi menjadi Paket 1 Solo - Klaten dengan panjang 22,3 km, dan Paket 2 Klaten - Purwomartani 20,08 km dengan progres konstruksi kedua paket pekerjaan telah mencapai 20,72 persen.

Dalam pembangungannya, keberadaan bangunan bersejarah, situs-situs cagar budaya, dan purbakala di wilayah DIY akan menjadi perhatian penting.

Untuk itu, salah satu contoh penyesuaian desain jalan tol yang pernah dilakukan di wilayah Jawa Tengah adalah adanya rekayasa konstruksi jalan tol yang semula at grade menjadi elevated (melayang) untuk menghindari situs Yoni yang ada di Desa Keprabon, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten – Jawa Tengah.

Adapun, pembangunan Jalan Tol Solo - Yogyakarta - YIA Kulon Progo yang membentang sepanjang 96,57 kilometer (KM), melintasi dua Provinsi Jawa Tengah sepanjang 35,64 km, dan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta sepanjang 60,93 km.

Jalan tersebut merupakan bagian dari jaringan jalan Tol Trans Jawa bagian Selatan-Tengah yang bertujuan untuk meningkatkan perekonomian Pulau Jawa dengan menambahkan kapasitas jaringan jalan, serta menurunkan biaya transportasi dan logistik melalui satu jaringan tol yang terintegrasi.

Untuk Seksi II Purwomartani - Gamping sepanjang 23,43 km terbagi menjadi 2 paket, yaitu Paket 2.1 Purwomartani - Monjali (9,43 Km) dan Paket 2.2 Monjali - Gamping (14 Km).

Kemudian Seksi III Gamping - Purworejo sepanjang 30,77 km terbagi menjadi Paket 3.1 Gamping - Wates 17,45 km dan Paket 3.2 Wates - Purworejo 13,32 km. Untuk Seksi II dan III masih dalam tahap persiapan pekerjaan fisik dengan target selesai pada tahun 2024 mendatang.

Pelaksanaan pembangunan Jalan Tol yang dikelola oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Jogjasolo Marga Makmur terdapat sembilan simpang susun (interchange) dan satu persimpangan (junction) Sleman. Kesembilan Simpang Susun (SS) tersebut yakni, SS Kartosuro, SS Karanganom, SS Klaten, SS Prambanan dan Manisrenggo, SS Purwomartani, SS Gamping, SS Sentolo, SS Wates, dan SS YIA.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tol solo-yogyakarta jalan tol Kementerian PUPR infrastruktur tol trans jawa
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top