Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Harga Pangan Hari Ini: Telur dan Daging Ayam Perlahan Turun

Harga daging ayam mulai mengalami penurunan secara perlahan menjadi Rp36.700/kg, sebelumnya di angka Rp37.150 per kilogram.
Annasa Rizki Kamalina
Annasa Rizki Kamalina - Bisnis.com 18 Juli 2022  |  13:57 WIB
Harga Pangan Hari Ini: Telur dan Daging Ayam Perlahan Turun
Pedagang menata telur di Pasar Benhil, Jakarta, Senin (13/4/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA – Harga telur dan daging ayam pada awal pekan ini, Senin (18/7/2022), terpantau dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis atau PIHPS Nasional perlahan mulai turun.

Jika membandingkan dengan Jumat (15/7/2022), harga telur ayam hari ini turun Rp100 menjadi Rp29.300 per kilogram (kg) setelah mengalami kenaikan.

Harga daging ayam mulai mengalami penurunan secara perlahan menjadi Rp36.700/kg, sebelumnya di angka Rp37.150 per kilogram.

Berdasarkan pantauan Bisnis, harga telur ayam dalam satu bulan terakhir tersebut masih tertahan tinggi dari harga normalnya di rentang Rp23.000 hingga Rp24.000 per kilogram.

Sementara itu, harga daging ayam selama Juli 2022 terus fluktuatif di kisaran Rp36.000 hingga Rp38.000 per kg.

Berdasarkan laporan perkembangan harga, inflasi, dan stok indikatif barang kebutuhan pokok Kemendag pada akhir Juni 2022, stok indikatif telur ayam ras tercatat sebanyak 507.965 ton dan kebutuhan sebanyak 465.458 ton/bulan. Artinya stok tersebut memiliki masa ketahanan selama kurang lebih 1,2 bulan lamanya.

Meski stok tercukupi, nyatanya harga pokok produksi atau HPP peternak sangat bergantung pada harga pakan impor seperti jagung dan soy bean meal yang saat ini terpantau juga tinggi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

harga pangan telur harga daging ayam harga ayam harga bahan pokok pakan ternak
Editor : Amanda Kusumawardhani

Artikel Terkait



Berita Lainnya

    Berita Terkini

    back to top To top