Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jepang Beri Pinjaman Rp10,1 Triliun Buat Proyek Pelabuhan Patimban

Indonesia mendapatkan pinjaman Rp10,1 triliun dari Jepang untuk proyek Pelabuhan Patimban.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 11 Juli 2022  |  18:18 WIB
Jepang Beri Pinjaman Rp10,1 Triliun Buat Proyek Pelabuhan Patimban
Kapal Roro KMP Ferrindo 5 sandar di Terminal Kendaraan Pelabuhan Patimban, Subang, Minggu (10/1/2021). Kapal ini jadi jenis Roro pertama yang bersandar dan melayani lintasan Patimban, Subang-Panjang, Lampung. - Bisnis/Rinaldi M Azka
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Pemerintah Indonesia mendapatkan pembiayaan senilai senilai US$674,95 juta atau senilai kurang lebih Rp10,1 triliun dari Jepang untuk Pelabuhan Patimban Fase Kedua.

Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan Luky Alfirman menjelaskan sebagai salah satu Proyek Strategis Nasional, tujuan dari pembangunan Pelabuhan Patimban adalah untuk memperkuat kapasitas logistik area Metropolitan Jakarta.

Selain itu juga meningkatkan aktivitas ekonomi melalui pembangunan pelabuhan internasional dan jalan akses di Kabupaten Subang, Jawa Barat.

“Melalui perjanjian ini, Pemerintah Indonesia akan menerima pembiayaan sampai dengan 70,195 miliar Yen atau setara dengan US$674,95 juta untuk melanjutkan pembangunan Pelabuhan Patimban,” ujarnya dikutip dari keterangan resmi dari Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR), Senin (11/7/2022).

Adapun hasil output yang akan dicapai untuk Pembangunan Pelabuhan Patimban tahap kedua ini adalah container terminal seluas ±63,5 Ha dengan kapasitas sampai dengan 3,3 juta TEU, dan car terminal seluas ±13,7 Ha dengan kapasitas 600.000 kendaraan.

Pembiayaan Pelabuhan Patimban tahap kedua ini merupakan kelanjutan kerja sama Indonesia dan Jepang yang sebelumnya telah disepakati pada 2017 dengan nilai 118,9 miliar Yen.

Pelabuhan Patimban Tahap Pertama telah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada 20 Desember 2020. Diharapkan pembangunan Pelabuhan Patimban Tahap Kedua ini dapat semakin mengoptimalkan Pelabuhan Patimban yang saat ini telah operasional.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi juga menegaskan komitmennya untuk mengawal keberlanjutan pembangunan infrastruktur transportasi strategis di Indonesia.

Menhub mengatakan terkait dengan Pelabuhan Patimban, pemerintah mendorong percepatan negosiasi penawaran proyek Pengembangan Pelabuhan Patimban Fase 1-2 (paket 5 dan 6), yang ditargetkan dilakukan penandatangannya pada tahun ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pelabuhan patimban jepang pelabuhan
Editor : Rio Sandy Pradana
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top